Kudus  

Bupati Kudus HM Tamzil Ditetapkan sebagai Tersangka

KUDUS – Setelah melewati proses pemeriksaan berjam-jam. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kudus, HM Tamzil sebagai tersangka dugaan suap pengisian jabatan di Kabupaten Kudus.

Hal tersebut dikemukakan oleh Basaria Panjaitan, Wakil Ketua KPK dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (27/7/2019) siang, dipantau Lingkar Jateng di Kudus kemarin.

Dalam acara tersebut, Basaria mengatakan dari hasil penyidikan sementara, pihaknya menetapkan tiga dari tujuh pejabat di Lingkungan Pemkab Kudus sebagai tersangka. Ketiga orang tersebut adalah Bupati Kudus HM Tamzil, Staf Khusus Bupati Agus Suranto (Alias Agus Kroto – red) dan Sekretaris Dinas (Sekdin) BPPKAD Akhmad Sofyan.

Baca juga:  Dishub Kudus Segera Lengkapi Zoss untuk Menunjang KLA

Disebutnya Bupati Tamzil dan Staf Khusus Agus Kroto sebagai penerima uang. Sedangkan Sekdin BPPKAD, Akhmad Sofyan diketahui sebagai pemberi uang suap.

Dalam kasus ini, KPK menyita barang bukti uang senilai Rp. 170 juta. Dimana uang tersebut ditemukan saat dilakukan penggeledahan ruang kerja Staf Khusus Bupati di Pendapa Kudus.

“Uang tersebut didapat saat Operasi Tangkap Tangan di seputaran Pendapa Kabupaten Kudus,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Basaria meluruskan jika dari OTT tersebut, pihaknya menahan 7 orang. Bukan 9 orang sebagaimana yang tertulis pada berita sebelumnya.

Baca juga:  Rencana Aksi Perubahan Iklim, PKPLH Kudus Adakan Lomba ProKlim

Selain ketiga tersangka tersebut, KPK mengamankan Subhkan staf BPPKAD, Norman dan Uka Wisnu yang merupakan Ajudan Bupati Kudus, serta Plt Kepala Dinas BKPP Catur Widyatmo.

Hingga kini, status keempat orang tersebut masih sebatas saksi. Meski demikian Basaria menyebut, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan kasus.

“Status mereka belum tersangka, baru ditelusuri lebih dalam lagi. Mereka nantinya akan dipanggil untuk diperiksa. Mereka ditangkap di tempat yang terpisah dan waktu yang berbeda,” tandasnya.

Sementara Rina Budhy Ariyani, Istri Bupati Kudus pagi ini tidak nampak dalam kegiatan senam bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK). Padahal sebelumnya, Bupati Kudus bersama istrinya dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. (ila/lut)