Eks Kiper Persijap Nyabu selama Lima Tahun

Sempat Kabur, Ditangkap Polisi di Ladang Tebu

JEPARA – Mantan Kiper Persijap Jepara Danang Wihatmoko dibekuk polisi di ladang tebu yang berada Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, kemarin. Ia diduga menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Danang mengaku, mulai menggunakan barang haram tersebut sejak lima tahun terkahir. Tepatnya usai mentas dari dunia sepak bola tanah air.

“Awalnya dikenalkan oleh teman. Saya coba-coba, jenisnya inex dan sabu-sabu,” katanya di sela proses interogasi di Mapolres Jepara kemarin.

Saat penangkapan, ia merasa dijebak oleh temannya yang juga pemakai sabu. Saat itu, ia hendak membeli sabu. Namun sesampainya di rumah temannya justru yang ada petugas kepolisian.

Baca juga:  Terima Tim Verifikasi Bappeda Jateng, Pj Bupati Optimis Jepara Raih Juara Pertama Inovasi Penghargaan Pembangunan Daerah

“Ya awalnya saya mau beli. Tapi sampai di rumahnya malah teman saya tidak ada, yang ada malah polisi,” ujar pria yang memperkuat Laskar Kalinyamat di era 2000-an itu.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman menyampaikan, sebenarnya penggerebekan dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah sejak Selasa (10/9) malam. Namun, pelaku melarikan diri.

Esok harinya, pihaknya mendapat laporan dari warga Desa Bondo terkait adanya seseorang yang memakai borgol. Atas laporan itu, pihaknya menerjunkan anggota untuk meneruskan penangkapan.

“Yang menangani Polda, kami sifatnya hanya memberikan bantuan atau back up saja,” tutur Arif.

Baca juga:  Aktivis Lingkungan Karimunjawa Jalani Sidang Pertama

Diketahui,  Danang telah memperkuat Persijap sejak di level junior. Karirnya sebagai pemain sepak bola sempat moncer saat Persijap berlaga di level tertinggi Liga Indonesia. Bahkan Danang sempat dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Danang berhenti dari dunia persepakbolaan Indonesai sejak lima tahun silam dan berakhir di klub Persijap. Namun, sebleumnya sempat merumput di Persibo Bojonegoro, Deltras Sidoarjo. (mg1/mam)