Baru Diresmikan, Kubah Masjid di Rembang Runtuh

Kubah masjid Jami Baitul Mamur di Desa Karangasem, Kecamatan Sedan
RUSAK: Kondisi atap dan kubah masjid Jami Baitul Mamur di Desa Karangasem, Kecamatan Sedan yang runtuh kemarin. (ARIF SYAEFUDIN /LINGKAR JATENG )

Kerugian Ditaksir Capai Rp 250 Juta

REMBANG – Atap bangunan Masjid Jami Baitul Mamur yang berada di Desa Karangasem, Kecamatan Sedan runtuh kemarin siang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Iduladha

Kapolsek Sedan Iptu Rochmad saat dikonfirmasi menjelaskan, tak ada warga ataupun ta’mir masjid yang mengetahui secara persis kronologi awal insiden runtuhnya atap bangunan.
“Saat takmir Masjid hendak masuk Masjid tiba-tiba sudah diketahui atap dalam kondisi hancur dan runtuh di bawah,” kata Rochmad kemarin.

Bangunan yang runtuh berupa atap utama Masjid yang berbentuk limasan. Berukuran sekitar 10 meter x 20 meter. Termasuk kubah Masjid juga runtuh dalam insiden tersebut. Bangunan atap sendiri terbuat dari balok cor dan ditopang dengan kayu jati.

Baca juga:  Baznas Rembang Salurkan Bantuan Jamur Tiram

Berdasarkan keterangan warga, Rochmad menyebut bangunan Masjid itu sejatinya baru diresmikan usai pembangunan sekitar 2 minggu yang lalu. Tepatnya pada pertengahan November 2019 kemarin.

“Pembangunan Masjid baru diresmikan 2 Minggu, pada pertengahan bulan November 2019. Bangunan masjid yang runtuh adalah bangunan baru,” paparnya.

Atas insiden itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta. Diduga kuat, runtuhnya bangunan akibat tidak kuatnya balok cor penopang atap limasan. “Runtuhnya bangunan indikasi tidak kuatnya balok cor yang menopang atap limasan atau kubah masjid sehingga atap runtuh,” pungkasnya.(mg3/lut)

DPRD Batang