Pelaku Mengaku Terpaksa Rampas Hp untuk Anak

  • Bagikan
Para tersangka saat diperiksa di Kepolisian Sektor Mijen
DIBORGOL: Para tersangka saat diperiksa di Kepolisian Sektor Mijen.(UMAR HANAFI/LINGKAR JATENG)

SEMARANG– AB dan WTS warga Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang merampas handphone milik HEN dan AAS saat berduaan di Taman Tugu Dandang, Dukuh Gilisari, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen.

Salah satu pelaku WTS mengaku, melakukan kejahatan ini karena desakan ekonomi. Salah satu tersangka mengaku  ingin memberikan handphone kepada anaknya. Pria yang bekerja sebagai penjual air mineral ini merasa penghasilannya, tidak cukup untuk membeli handphone.

“Saya merampas bukan untuk dijual, namun karena tidak bisa membeli handphone untuk anak di rumah,” ungkap WST.

Atas tindak kejahatan tersebut, polisi mengamankan empat handphone milik pelaku dan korban serta satu unit sepeda motor.

Sedangkan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan kedua tersangka WTS dan AB, polisi mengenakan pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (cr3/pal/lut)

  • Bagikan