Diduga Bunuh Diri, Pria Ini Tabrakan Diri ke Kereta Api

Suasana evakuasi korban tertabrak kereta api di bawah overpass Manahan
Suasana evakuasi korban tertabrak kereta api di bawah overpass Manahan. (PUJOKO/LINGKARJATENG)

SOLO– Diduga ingin melakukan tindakan bunuh diri, Purwanto menabrak diri pada kereta api yang sedang melaju kencang di bawah overpass Manahan, Kecamatan Banjarsari pada Kamis (30/1/2020) malam. Korban meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Informasi yang berhasil dihimpun Lingkarjateng menyebutkan aksi bunuh diri Purwanto tersebut diketahui dua orang saksi yaitu Fendy Cahyono Asmas Habib Amroni yang merupakan masinis dan asisten masinis kereta api Lodaya jurusan Bandung-Solo.

Awalnya pada saat kereta api Lodaya jurusan Solo – Bandung akan melintas mendekati overpass Manahan sekitar pukul 19.00 WIB, kedua saksi melihat korban sedang dalam posisi berbaring di atas Rel dengan keadaan kepala di bagian utara dan kaki di bagian selatan.

Baca juga:  Bank Jateng Bersama PT Sandana dan PERSI Jawa Tengah Bersinergi Kembangkan Bisnis Jasa Kesehatan

Setelah kereta melintas, korban tertabrak dengan keadaan kepala putus terpisah dengan badan dan kedua tangan terputus sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Petugas menemukan korban Purwanto berusia 39 tahun, merupakan karyawan swasta yang beralamat di Bajangan Rt 08 Rw 03, Kelurahan Kayen, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

Didekat korban ditemukan dompet berisi identitas korban dan kartu NPWP atas nama korban.

Korban selanjutnya dibawa ke Rs Moewardi. Korban diduga sengaja melakukan bunuh diri. (cr5)