Gelar Safety Riding bagi Penyandang Difabel

Kelompok Disabilitas, saat mengikuti Safety Riding, di Unit Regident Satlantas Polres Grobogan
PELATIHAN: Kelompok Disabilitas, saat mengikuti Safety Riding, di Unit Regident Satlantas Polres Grobogan, baru-baru ini.(MUHAMAD ANSORI/LINGKAR JATENG)

GROBOGAN – Pelatihan safety riding kepada kelompok disabilitas digelar oleh Satlantas Polres Grobogan. Pelatihan yang diikuti 25 orang ini dalam rangka pembekalan keterampilan penerbitan SIM D.

Kegiatan dilakukan oleh anggota Urusan SIM Unit Regident Satlantas Polres Grobogan  di ruang pelayanan penerbitan SIM Polres Grobogan, baru-baru ini.

Pembekalan pelatihan keterampilan meliputi, lintasan uji praktik dengan item teknik pengereman, teknik zigzag, teknik menghindar, teknik berbalik arah dan teknik angka delapan.

Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho melalui Kasat Lantas AKP Muchamad Yogi menjelaskan, selain pelatihan juga dilakukan uji keterampilan teori. Yakni dengan materi pemahaman dasar Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.
“Termasuk etika berkendara,” katanya.

Dia mengungkapkan, jumlah penyandang difabel yang mengendarai motor beroda tiga sebenarnya cukup banyak di Grobogan. Tidak menutup kemungkinan mayoritas peyandang difabel yang dulunya warga normal sudah memiliki SIM C.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada penyandang difabel untuk memiliki SIM sesuai dengan golongan mereka. Menurutnya, hal itu demi keselamatan dan tata tertib berlalu lintas bagi pengendara motor itu sendiri.

“Semoga apa yang kami lakukan ini membawa manfaat bagi masyarakat difabel dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas berkendara, ” tuturnya. (ori/mam)