Setelah Satu Tahun, Loko Uap Kuno Zaman Jokowi Kembali ke Solo

Loko uap jenis D1410 tiba di Stasiun Lempuyangan
DIRESTORASI: Loko uap jenis D1410 tiba di Stasiun Lempuyangan  pukul 15.20 WIB setelah memperoleh perbaikan di Balai Yasa Yogyakarta selama 1 tahun.(PUJOKO/LINGKAR JATENG)

SOLO – Lokomotif kuno pesanan Joko Widodo semasa menjabat Wali Kota Solo kembali ke Kota Solo setelah rampung diperbaiki di Balai Yasa PT KAI Daops VI Jateng-DIY, kemarin.

Kepala Daops VI Yogyakarta, Eko Purwanto menjelaskan, pukul 09.25 WIB loko ini dari Lempuyangan berjalan sendiri.

Iduladha

Lalu dari Ceper, Klaten, dibantu didorong untuk pemanasan dengan menambah kayu yang membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam agar segera sampai di Purwosari.

“Pada prinsipnya loko sudah oke, sudah siap. Kita sudah berhasil merestorasi ini dengan tenaga dari PT KAI sendiri dengan sparepart dalam negeri. Sekarang sudah siap memperkuat KA Jaladara yang sudah ada untuk pariwisata. Karena nilai sejarahnya luar biasa. Restorasi yang kami lakukan selama 1 tahun,’’ kata Eko Purwanto.

Baca juga:  Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta Bersinergi dengan Korem 074/Warastratama Adakan Pelatihan UMKM bagi Anggota yang Memasuki Masa MPP

Terkait kendala restorasi, Eko menerangkan, ada banyak tahapan restoran dengan memperbaiki boiler agar aman. Semuanya sudah diperiksa. Dan sekitar dua pekan yang lalu sudah dioperasikan di Balai Yasa PT KAI.

”Kereta ini kereta loko uap jenis D1410. Pernah beroperasi di wilayah Jawa Barat. Terakhir beroperasi 1958 dan awal operasi tahun 1920,” ujar Eko.(cr5/mhs/lut)

DPRD Batang