Roda Perekonomian Warga Sekitar Kota Lama Menggeliat

Para pengunjung nikmati akhir pekan di Kota Lama
RAMAI: Para pengunjung nikmati akhir pekan di Kota Lama ini. MG5/LINGKAR JATENG

SEMARANG – Roda perekonomian masyarakat sekitar Kawasan Kota Lama Semarang semakin menggeliat. Menyusul revitalisasi kawasan tersebut menarik kunjungan wisatawan baik daerah maupun luar daerah.

Selain dari sektor parkir, kuliner dan transportasi, sejumlah pelaku usaha hiburan di Kota Lama mengaku pendapatan meningkat lantaran saat ini Kota Lama banyak dikunjungi wisatawan.

Iduladha

Salah satunya Mulyono yang menyediakan spot foto menggunakan becak di Taman Srigunting, Kota Lama.

Mulyono yang memulai usaha sekitar 2014 menyebut awalnya ketika Kota Lama Semarang sedang direvitalisasi memang sepi peminat spot foto becaknya di Taman Srigunting.

Baca juga:  Pj Gubernur Kawal Kabupaten/Kota yang belum Tuntaskan Anggaran Pilkada

Saat itu pendapatannya sekitar Rp 30 ribu-Rp 40 ribu setiap hari.

“Tapi setelah Kota Lama jadi lebih bagus, pengunjung ramai sekali. Sehari saat liburan hari Sabtu dan Minggu pendapatan saya sekitar Rp 100 ribu. Paling ramai dikunjungi sekarang itu ketika malam hari,” ujarnya, belum lama ini.

Lanjutnya, ia tidak mematok harga tarif untuk pengunjung yang memakai spot fotonya. Dia menerapkan tarif sukarela, artinya wisatawan yang menggunakan spot foto becaknya bisa membayar seikhlasnya.

Dia menyebut pengunjung yang datang ke Kota Lama Semarang sekarang mayoritas berasal dari luar Semarang.

Baca juga:  Bangun Kesadaran Bersama, Peduli Penyintas HIV/AIDS

“Untuk spot foto becak ini buka mulai 08-00 hingga 22.00 sesuai ketentuan. Usulan saya itu air fasilitas air siap minum yang hampir setahun rusak harus segera diperbaiki. Memang kemarin sering dikontrol, tapi belum bisa dipakai hingga sekarang,” imbuhnya.(mg5/pal/lut)

DPRD Batang