Evakuasi Tawon Vespa dari Rumah Penduduk

EAVKUASI: Petugas Damkar Grobogan uasi mengevakuasi tawon vespa di rumah milik Marta (48) Desa Jagalan, Minggu malam.(MUHAMAD ANSORI/LINGKAR JATENG)

GROBOGAN – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Grobogan kembali melakukan evakuasi tawon vespa atau tawon ndas yang berada di rumah warga, Minggu (1/3) malam.

Pasalnya, lebah ini memiliki sengat berbisa dan berbahaya bagi manusia.
Evakuasi dilakukan di rumah milik Marta (48) Desa Jagalan, Kecamatan Purwodadi, dan di rumah Sumarmo (45) warga Desa Putat Kecamatan, Purwodadi.

Kepala Seksi Damkar di Satpol PP dan Damkar Grobogan Paiman mengungkapkan, hingga kemarin pihaknya sudah melakukan evakuasi tawon ndas di beberapa tempat. Menurutnya, serangga jenis itu marak pada musim hujan. Sehingga perlu diwaspadai.

Baca juga:  Tanggul Jebol di Grobogan, Pj Gubernur Jateng: Perbaikan Darurat Dilakukan, Penanganan Jangka Panjang Dipetakan

“Untuk evakuasi tawon ndas kita pilih waktu malam hari, karena lebih aman,” katanya kemarin.

Dalam evakuasi itu pihaknya melakukan penyemprotan dengan zat kimia. Hal itu agar melumpuhkan tawon dan tidak beterbangan.

“Kita semprot, kemudian sarangnya kita masukan ke karung plastik. Setelah itu baru kita memusnahkan,” imbuhnya.

Pihaknya meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada sarang tawon ndas di rumah atau pekarangan warga. Selain itu pihak Damkar juga siap mengevakuasi binatang berbisa lain, seperti ular kobra dan sejenisnya. (ori/mam/lut)