Kudus  

Hartopo Apresiasi Kerja Petugas Damkar

Plt. Bupati HM. Hartopo melihat sejumlah kendaraan dan peralatan damkar
TINJAU: Plt. Bupati HM. Hartopo melihat sejumlah kendaraan dan peralatan damkar Minggu (1/3).NILA NISWATUL CHUSNA/LINGKAR JATENG

Sematkan Julukan Relawan Sejati
KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menghelat apel Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-101 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (1/3) pagi. Dalam kesempatan itu, Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo didaulat menjadi komandan apel.
Jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) hadir dalam kegiatan itu.

Ratusan peserta dari pelbagai kalangan turut menyemarakkan acara. Antusiasme peserta tetap terjaga meski apel berjalan dibawah rintik gerimis.

Selamat Idulfitri 2024

Membacakan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Hartopo meyakini tugas Pemadam Kebakaran sangat mulia. Pasalnya, petugas Damkar tak hanya menyelamatkan harta benda saat terjadi kebakaran, namun juga menyelamatkan nyawa manusia.

Baca juga:  Hasan Chabibie: Ramadan Momentum Membangun Jiwa Manusia

“Pemadam kebakaran punya peran vital bagi masyarakat. Mereka tak hanya selamatkan harta benda, tapi juga yang paling utama menyelamatkan nyawa manusia,” katanya.
Tak hanya itu, korps yang masyhur dengan semboyan “Pantang Pulang Sebelum Padam” itu juga mengerjakan tugas-tugas kemanusiaan lainnya. Di Kudus, mereka acap kali membantu unit kegawatdaruratan.

Misalnya, petugas Damkar memusnahkan sarang tawon Vespa Affinis yang sempat marak di Kudus tahun lalu. Kerja-kerja sosial tersebut, bagi Hartopo, merupakan panggilan jiwa untuk berbuat banyak bagi masyarakat. Oleh karena itu, Hartopo menyematkan sebutan bagi personil Damkar sebagai relawan sejati.

Baca juga:  Pamsimas Desa Karangmalang Layak Minum

“Kerja-kerja sosial ini terus mereka lakukan. Maka sudah selayaknya jika saya sebut mereka sebagai relawan sejati. Kita bisa menemukan dengan mudah orang yang jiwa sosialnya tinggi, ya, disini (Damkar),” jelasnya.

Dalam rangka optimalisasi penanganan kebakaran, Pemkab Kudus melakukan sejumlah langkah. Salah satunya berkolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki mobil pemadam kebakaran atau branwir.

Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo mengatakan, jumlah branwir di Kudus masih kurang. Saat ini, Pemkab hanya memiliki empat unit branwir. Sehingga dalam rangka penanganan kebakaran pihak pemerintah selalu berkolaborasi.

Baca juga:  Caleg di Kudus Divonis 3 Bulan Penjara Atas Pidana Pemilu

“Untuk mobil pemadam kebakaran, kita berupaya untuk upgrade. Saat ini kurang ideal karena kita hanya punya 4 unit. Namun, berkat kolaborasi yang apik dengan pihak swasta, sehingga bencana kebakaran dapat diatasi,” imbuhnya.

Usai apel HUT Damkar ke-101, Hartopo bersama Forkopimda Kudus meninjau pelbagai peralatan Pemadam Kebakaran seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), baju tahan api, tabung gas, dan lainnya.

Tak hanya itu, Hartopo juga sempat melihat kecanggihan branwir milik PT. Djarum yang memiliki teknologi terbaru. Total sebanyak 20 branwir yang dipamerkan pada saat apel.(ila/lut)