Ragam  

Perbedaan serta Plus Minus Nitrogen dan Angin Biasa

Lambang molekul nitrogen
Ilustrasi lambang molekul nitrogen

LINGKARJATENG.COM – Menjaga tekanan angin pada ban merupakan cara termudah untuk merawat dan menjaga ban kendaraan anda. Dengan tekanan angin yang pas, bisa membuat permukaan ban menempel utuh dan mengatr tekanan dari beban yang diangkut kendaraan.

Jika dahulu ban hanya bisa diisi oleh angin biasa, kini muncul alternatif baru yaitu nitrogen. Lantas apa yang dimaksud dengan nitrogen?

Iduladha

Nitrogen adalah gas udara yang sudah tersaring dan tidak memiliki kandungan air. Meski minus air, namun nitrogen mempunyai suhu yang lebih dingin, lebih ringan tapi lebih mengisi komposisi udara dalam ruang, di mana dalam hal ini adalah ban kendaraan.

Perbedaan dengan angin biasa adalah di dalam angin biasa terdapat kandungan air yang bisa menguap saat suhu sedang panas. Udara dalam tenkanan angin biasa akan berubah menjadi air yang membuat bobot ban menjadi lebih berat. Hal ini yang turut membuat ban sobek akibat terlalu berat menahan beban saat melaju dan pastinya lebih cepat botak.

Untuk menjaga ban motor agar tetap awet dan tidak cepat botak, penggunaan nitrogen bisa menjadi pilihan yang tepat. Ada beberapa keunggulan jika menggunakan nitrogen untuk ban motor:

Tekanan angin pada ban menjadi lebih awet dan tahan lama jika menggunakan nitrogen, sehingga lebih jarang untuk mengisi angin.

Selain itu tekanan ban tetap stabil dan daya cengkram di aspal lebih kuat sehingga lebih aman untuk melaju. Ban yang tekanan udaranya lebih ringan, otomatis membuat bobot kendaraan lebih ringan sehingga mampu menghemat konsumsi bahan bakar.

Keuggulan lain dari nitrogen adalah mampu mencegah kelebihan beban yang mengakibatkan ban sobek dan pecah. Minimnya kandungan air dari nitrogen juga membuat velg terhindar dari karat.

DPRD Batang