Bahas Pembangunan City Walk, Plt. Bupati Tekankan Beberapa Hal

  • Bagikan
PIMPIN: Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo memberikan arahan kepada sejumlah pihak terkait rencana pembangunan Kudus City Walk di Command Centre Senin (9/3).(NILA NISWATUL CHUSNA/LINGKAR JATENG)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan mendongkrak perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan membangun Kudus City Walk yang rencananya berada di Jalan Sunan Kudus.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus Sulistiyowati mengatakan, rencananya Kudus City Walk akan menjadi pusat kuliner dan pedestrian. Selain mengakomodir para Pedagang Kaki Lima (PKL), Kudus City Walk diharapkan mampu menjadi sarana pedestrian bagi masyarakat Kudus.

“Kudus City Walk mengusung konsep Green Building dan moderat. Artinya semua kegiatan harus terakomodir dengan baik. Bahkan, dalam beberapa kesempatan yang akan datang, Kudus City Walk akan dijadikan lokasi pelaksanaan event tertentu,” katanya saat Rapat Rencana Pembangunan City Walk di Command Center, Senin (9/3) pagi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Samani Intakoris mengungkapkan, hadirnya Kudus City Walk diharapkan menjadi spot baru bagu masyarakat berkumpul. Selain itu, Kudus City Walk harus mampu menjadi daya tarik, khususnya kuliner di Kudus.

“Mengingat, sebanyak 104 PKL Alun-Alun Kudus dan Jalan Sunan Kudus akan digabung. Harapannya nanti Kudus City Walk bisa jadi ajang berkumpul masyarakat. Juga bisa menikmati kuliner Kudus,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo menekankan sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan Kudus City Walk. Salah satunya harus mengakomodir para difabel. Pada akhirnya, hak untuk sama-sama menikmati fasilitas yang dibangun pemerintah dapat dirasakan.

“Saya ingatkan, dalam pembangunan Kudus City Walk, jangan lupa untuk teman-teman kita yang difabel. Tolong beri mereka akses juga,” ujarnya saat memimpin Rapat Rencana Pembangunan City Walk di Command Center, Senin (9/3) pagi.

Selain itu, Hartopo juga memberikan perhatian yang serius terkait pembangunan drainase. Pihaknya menginginkan, area Kudus City Walk bebas banjir. Kenyamanan tersebut dimaksudkan untuk menarik perhatian pengunjung. Tak hanya itu, jika terbebas banjir maka aktivitas di Kudus City Walk tak akan terganggu.

“Saya ingin nantinya Kudus City Walk bebas banjir. Jangan sampai pengunjung merasa tidak nyaman. Juga untuk pedagangnya, harus nyaman sehingga aktivitas disana dapat maksimal,” imbuhnya.

Terkait dengan jalur khusus pedestrian, Hartopo juga menyoroti penggunaan keramik yang tidak licin saat terkena air. Hal tersebut penting karena Kudus City Walk akan menyasar pedestrian. Oleh karena itu, kenyamanan pejalan kaki harus diakomodir dimulai dari pembuatan jalur khusus pejalan kaki yang aman dan nyaman.

“Penggunaan bahan dasar keramik yang tidak licin jadi penting. Jangan sampai kita menyasar para pejalan kaki, tapi jalurnya licin,” tutupnya.(ila/lut)

  • Bagikan