Kudus  

Hasil Lab Pasien Dinyatakan Negatif, Hartopo Pastikan Kudus Aman dari Virus Corona

Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo saat menyampaikan keterangan kepada awak media.

KUDUS — Plt. Bupati Kudus H.M Hartopo menjenguk pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus kemarin. Hasil lab pasien yang sebelumnya dicurigai terjangkit virus corona itu dinyatakan negatif.

Hartopo mengaku gembira setelah mendapat informasi dari Direktur RSUD dr. Loekmonohadi dr. Aziz Achyar bahwa pasien A dinyatakan negatif Covid-19.

Iduladha

Namun, pihaknya mengingatkan, meski telah sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19, pasien A harus selalu menjaga kebersihan. Tak hanya kebersihan lingkungan, namun juga kebersihan badan.

Alhamdulillah, kemarin dapat kabar kalau mas A ini sudah sembuh. Artinya, dinyatakan negatif virus Corona. Tetap selalu jaga kesehatan, utamanya kebersihan harus diutamakan. Tentu kabar ini kabar baik. Sampai saat ini, Kudus insya Allah masih aman terhadap virus Corona,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga meminta warga masyarakat Kudus untuk tetap tenang dan tidak panik. Memang, virus Corona telah ditetapkan World Helath Organization (WHO) sebagai pandemi. Akan tetapi, warga masyarakat Kudus diminta jangan takut.

Baca juga:  Pj Bupati Kudus Minta Anggota Dewan Terpilih Tuntaskan Program yang Belum Terlaksana

Pihaknya mengimbau, supaya tidak terpapar virus Corona, warga harus menjadikan cuci tangan dengan sabun dan pola hidup bersih sebagai kebutuhan. Tak hanya itu, konsumsi makanan sehat dan bergizi dipercaya mampu menangkal virus Corona.

“Untuk warga Kudus, saya sampaikan jangan pernah merasa takut dengan virus Corona. Waspada dan kehati-hatian itu penting dan wajib kita lakukan. Akan tetapi, tidak perlu panik. Mari kita mulai dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cuci tangan dengan sabun, makan makanan sehat dan bergizi, serta olahraga yang cukup,” jelasnya.

Sebelumnya, pasien yang merupakan warga Kecamatan Gebog itu diduga terjangkit corona. Karena usai pulang dari Korea Selatan merasa tidak enak badan, flu dan lemas setelah pulang dari Indonesia. Bahkan, sempat viral di jagad maya.

Baca juga:  Desa Japan Kudus Masuk 300 Besar Nominasi ADWI Kemenparekraf

Selanjutnya, dilakukan penanganan sesuai prosedur oleh petugas RSUD dr. Loekmono Hadi. Pasien tersebut kemudian dirawat di ruang isolasi selama 14 hari dan dilakukan serangkaian tes laboratorium. Hasilnya, pasien A negatif Covid-19 dan hanya mengalami pneunomia.

Direktur RSUD dr. Loekmonohadi Kudus dr. Aziz Achyar mengatakan, kebersihan dan pola hidup sehat harus diterapkan oleh masyarakat Kudus. Jika ada masyarakat yang pernah bepergian atau kontak lansung dengan warga negara yang terpapar virus Corona, maka diminta untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

“Jadi pada dasarnya pola hidup sehat dan bersih ini sangat penting. Benar bahwa cuci tangan dengan sabun ini adalah langkah awal dan penting untuk tidak terpapar virus Corona. Jika pernah bepergian atau kontak langsung dengan orang dari negara terpapar, maka segera berkonsultasi dengan dokter,” ungkapnya.

Baca juga:  Kemahasiswaan UMK Sabet Prestasi Bergengsi Program Kreatifitas Mahasiswa Nasional

Terkait dengan pasien A yang negatif virus Corona yang dirawat di RSUD Dr. Loekmonohadi, Aziz menambahkan, saat ini pasien diperbolehkan untuk pulang ke rumah. Selain itu, pasien A juga tidak akan diawasi karena telah dinyatakan negatif virus Corona.

Hal tersebut didapat setelah dilakukan tes laboratorium sebanyak dua kali. Hasil tes tersebut telah dianilisa dan divalidasi oleh tim khusus dari Kementerian Kesehatan RI.
“Sore nanti, pasien A boleh pulang dan tidak ada pengawasan. Kita bisa memutuskan hal itu karena telah mendapatkan hasil tes dari Kemenkes,” pungkasnya.(ila/lut)

DPRD Batang