Berwisata sambil Belajar di Agrowisata Kebun Kopi Temanggung

Perkebunan kopi
Perkebunan kopi

LINGKARJATENG.COM, TEMANGGUNG – Kabupaten Temanggung terkenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di Indonesia. Di Temanggung, terdapat tiga perkebunan kopi yang dijadikan agrowisata. Di sana pengunjung bisa menyaksikan proses pembuatan kopi.

1. Perkebunan Gesing

Iduladha

Desa Gesing hanya berjarak sekitar 12 km dari arah utara Kota Temanggung. Sejak dulu, desa ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta terbesar di Temanggung.

Pengelolaan budidaya kopi dikelola oleh kelompok tani ngudirejeki, yang menghimpun 112, 09 ha kebun kopi rakyat di sebelah utara permukiman penduduk. Bau harum khas bunga kopi begitu terasa ketika pengunjung memasuki dan menapaki perkebunan kopi.

Baca juga:  Pemerintah Upayakan Harga Cabai Stabil

Wisatawan bisa melihat proses pengolahan kopi yang dikelola kelompok tani, mulai dari pemilihan biji yang dipanen, sortasi buah basah, pengupasan kulit biji, pencucian biji yang masih diselimuti lendir, pengeringan biji kopi, baik secara traisional (di jemur) maupun menggunakan mesin pengering kopi (Oven system).

Sambil mengamati proses tersebut, wisatawan bisa menikmati secangkir kopi hangat yang diperoleh dari seduhan bubuk kopi yang dibuat ibu-ibu petani sebagai hasil produk industri rumah tangga.

2. Perkebunan Bojongrejo

Perkebunan Bojongrejo merupakan salah satu perkebunan besar Negara (PBN) yang dikelola PTP Nusantara IX. Lokasinya berada di Desa Selosabrang, Kecamatan Bejen, sektar 45 km dari arah utara Kota Temanggung.

Baca juga:  Pemerintah Upayakan Harga Cabai Stabil

Areal kebun kopi robusta yang dikelola seluas 642,32 ha, dilengkapi dengan fasilitas pengolahan kopi cara basah yang modern, dengan kapasitas mesin lebih besar dari pada Rowoseneng.

3. Perkebunan Rowoseneng

Perkebunan rowoseneng yang terletak di Desa Ngemplak, Kecamatan Kandangan, merupakan salah satu perkebunan besar swasta (PBS) di Kabupaten Temanggung. Di tempat ini terdapat areal perkebunan kopi rebusta seluas 136,70 ha, yang dikelola oleh PT Naksatra Kejora.

Lokasi yang dilengkapi dengan bumi perkemahan (camping ground) itu dikelilingi pepohonan pinus, sehingga suasananya betul-betul alami dan jauh dari polusi.

Baca juga:  Pemerintah Upayakan Harga Cabai Stabil

Kawasan agro wisata Rowoseneng memang menawarkan nilai plus bagi pengunjung. Sebab kawasan in bukan hanya menyajikan hamparan kebun kopi saja, tetapi juga peternakan sapi perah hingga usaha kecil pembuatan aneka roti.

Pengunjung juga bisa melihat proses pembuatan keju dan yogurt untuk menyelamatkan susu ketika tidak laku di pasaran.

DPRD Batang