Polda Ringkus Terduga Pengujar Kebencian di Medsos

TUNJUKKAN: Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Agung Prabowo, memperlihatkan bukti laporan tersangka pengujar kebencian.(IVAN AJIE/ LINGKAR JATENG)

SEMARANG– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng telah melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial MHP di rumah kos daerah Kelurahan Pajang Kecamatan Laweyan Kota Surakarta.

Tersangka diduga melakukan tindak pidana menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Agung Prabowo mengatakan, motif MHP menggunakan akun instagram dengan nama akun _belummati. Dengan tambahan ujaran kebencian pada instagram stori-nya.

“Tersangka memposting story instagram yang menampilkan tulisan Entah apa dosa rakyat Indonesia sampai punya presiden laknat kayak Jokowi,” katanya.

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi Jateng 4,98 Persen, Pj Gubernur : Kita Masih Tangguh

Ia melanjutkan, pada Senin, 20 Januari 2020, pelapor dan para saksi melihat ada postingan story akun instagram _belummati yang isinya, menurut pelapor dan para saksi, merupakan ujaran kebencian. Dengan bukti screnshoot 1 (satu) buah foto tampilan postingan akun twitter Joko Widodo @jokowi yang berisi tulisan Sebaik-baik komitmen investasi adalah yang terealisasi.

Penyebab tidak berbuahnya komitmen investasi itu bisa oleh hal-hal seperti urusan pembebasan tanah yang tak kunjung selesai dan sulitnya perizinan. Pelapor dan para saksi mendatangi Polres Sukoharjo untuk melaporkan adanya kejadian tersebut.

Baca juga:  Wamendag Klaim Stok Bapok Melimpah Jelang Ramadan

“Hal itu supaya menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebik bijak dalam menggunakan media sosial. Terutama hal yang berkaitan dengan informasi khalayak umum. Untuk sementara tersangka telah diamankan di Polda Jateng,” pungkasnya. (aji/lut)