Gubernur Ganjar Pranowo Gencar Sosialisasikan Cara Tangkal Corona

  • Bagikan
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengedukasi sejumlah pengendara ojek online terkait pencegahan penyebaran virus corona.(DIMAS ELSHIHAB/LINGKAR JATENG)

SEMARANG– Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus bergerak menyosialisasikan cara pencegahan penyebaran virus corona (covid-19). Bahkan, orang nomor satu di Jateng itu memanfaatkan perhatian para pengendara kendaraan bermotor di traffict light.

Ganjar mengatakan, sejumlah warga yang tengah menunggu diminta untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan menjaga kebersihan, berolahraga, makan makanan bergizi, dan minum mutivitamin. Selain itu, ia menghimbau kepada warga untuk sementara waktu menghindari jabat tangan dan kerumunan.

“Kalau tidak untuk keperluan mendesak, usahakan jangan keluar rumah untuk sementara ini. Jangan lupa juga untuk sering mencuci tangan dengan sabun,” katanya di sela gowes pagi baru-baru ini.

Kemudian, saat melihat sejumlah pengendara ojek online, Ganjar juga langsung memberikan edukasi. Ia meminta para pengemudi ojek online membantu pemerintah untuk sosialisasi kepada masyarakat saat mengangkut penumpang. Selain itu, ia juga meminta agar kesehatan para pengemudi ojek online dijaga.

“Saat bawa penumpang, ditanya apakah lagi batuk atau pilek, kalau iya suruh penumpangnya pakai masker. Penumpang juga diingatkan agar rajin cuci tangan dengan sabun,” ucapnya.

Gubernur Ganjar Pranowo saat berbincang dengan pengurus masjid sebelum pelaksanaan Salat Jumat. (DIMAS ELSHIHAB/LINGKAR JATENG)

Berkeliling Masjid

Sebelumnya, Ganjar Pranowo juga berkeliling ke sejumlah masjid mengecek kesiapan sebelum pelaksanaan ibadah Salat Jumat (20/3) pagi. Sambil bersepeda, ia sampai di Masjid Al-Hikmah, Gayamsari dan Masjid Agung Kauman Semarang.

Ganjar mengingatkan agar sejumlah protokol pencegahan penyebaran virus corona dilakukan. Diantaranya dengan menyediakan sabun dan hand sanitizer. Selain itu, saat pelaksanaan salat juga tidak menggunakan karpet.

“Karpet sudah digulung semua kan? Lantai harus dipel dan nanti akses masuk masjid dibatasi. Itu kok tidak ada sabunnya? Ini serius lho, jangan anggap sepele. Tolong sediakan sabun dan hand sanitizer di tempat wudhu,” ujarnya saat berada di Masjid Agung Kauman Semarang.

Pengurus Masjid Agung Kauman mengakui belum menyediakan sabun dan hand sanitizer di tempat wudhu. Namun, semua jamaah yang akan masuk masjid akan disemprot hand sanitizer.

“Ini saya kasih uang untuk beli sabun. Sekarang langsung beli dan taruh di tempat wudhu,” ujar Ganjar. (dim/lut)

  • Bagikan