1200 Titik Zona Merah Corona di Jateng Disterilkan

STERILKAN : Tim Gabungan saat menyemprotkan disinfektan di beberapa tempat di Semarang Selasa (31/3).(IVAN AJIE/LINGKAR JATENG)

SEMARANG– Sebanyak 1200 titik zona merah corona di Jateng secara serentak mendapatkan penyemprotan disinfektan oleh jajaran Kepolisian Polda Jawa Tengah bersama instansi terkait, Selasa (31/3/2020).

Zona merah dengan sebaran Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona terbanyak yang disemprot seperti sepanjang jalan protokol Kota Semarang, Kota Lama Semarang, Simpanglima Semarang, hingga perumahan warga di Semarang. Seperti Kelurahan Kuningan, Krobokan, Tawangsari, Manyaran, Kembangsari, Ramun Harjo, Randu sari, Bendungan, Kali wiru, dan Bendan ngisor.

Selamat Idulfitri 2024

“Ada sekitar 1200-an titik penyemprotan yang dilaksanakan Polda Jawa Tengah, dengan 7300-an personil baik dari TNI, Polri, unsur pemrintah daerah, BPBD, dan unsur-unsur lain yang terkait terutama para relawan,” Kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat meninjau kesiapan Penyemprotan di wilayah kerja Polrestabes di Balaikota Semarang.

Baca juga:  CJIBF dan UMKM Gayeng untuk Tingkatkan Investasi dan Pariwisata

Kapolda menyebut tidak hanya melakukan upaya penyemprotan di titik –titik zona merah tersebut, melainkan pihaknya bersama gugus tugas covid 19 terus berupaya menyisipkan pesan untuk memutus mata rantai penyebaran corona.

“Selain menyemprot kita juga memberi penerangan, himbauan kepada masyarakat untuk jaga jarak, tetap dirumah, jaga kesehatan, dan selalu cuci tangan bersih, kita terus mengelorakan ini,” bubuhnya.

Dalam penyemprotan masal itu turut dikerahkan kendaraan taktis baik Water Canon, double cabin dan unit Kimia, Biologi dan Radioaktif (KBR) Brimob dan Samapta.

Dir Samapta Polda Jateng, Kombes Pol Herry menambahkan dalam penyemprotan ini pihaknya membagi dalam 4 kelompok besar guna menyemprot khusus di jalan raya dan daerah zona merah.

Baca juga:  KPU Kota Semarang Sebut tak Ada Pendaftar Calon Perseorangan

“Untuk kelompok kelompok kecil kita bagi menjadi 5 kecamatan dengan mengunakan spreyer jadi lebih memudahkan untuk mereka masuk dan melakukan penyemprotan barangkali dimushola dan tempat tempat lain,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum yang tepat dan akan digiatkan terus serupa.

Sementara itu, usai meninjau kesiapan penyemprotan di wilayah kerja Polrestabes di Balikota Semarang, Kapolda Jawa Tengah bersama Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi beserta Wawalikota, Heavarita G. Rahayu memimpin langsung penyemprotan di Kota Lama Semarang.(aji/lut)