Lakukan Penyemprotan Rutin, Tekankan Social Distancing dan PHBS

  • Bagikan
Ketua DPD Dasdem Sragen, Heri Sanyoto saat melakukan penyemprot bersama kadernya. (cr6/LINGKAR JATENG)

SRAGEN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Sragen melakukan gerakan penyemprotan disinfektan Selasa (31/3). Kegiatan itu dalam rangka pencegahan penyebaran virua corona (covid-19).

Ketua DPD Nasdem Sragen Heri Sanyoto mengatakan, puluhan pengurus dan relawan langsung terjun dalam kegiatan tersebut.

Sebanyak 60 pengurus DPD dan PAC Nasdem se-Sragen turut ambil bagian dalam acara yang dipusatkan di kediaman Heri di Taraman, Sidoharjo, Sragen.

“Hari ini total ada 50 liter desinfektan yang kita gunakan untuk menyemprot lingkungan dan rumah-rumah warga di wilayah Taraman dan Kecamatan Sidoharjo. Besok (Rabu, red) akan dilanjutkan ke kecamatan-kecamatan lain,” ujar Heri Sanyoto, di sela-sela penyemprotan di Desa Taraman, tadi pagi.

Menurutnya, kegiatan penyemprotan itu dilakukan sebagai bentuk realisasi Gerakan Perubahan yang selama ini menjadi nafas dan slogan Partai Nasdem.

Ia mengatakan kegiatan itu juga bagian mendekatkan Nasdem sekaligus hadir di tengah rakyat untuk memenangkan hati rakyat secara nyata.

“Jangan hanya mendekat ketika butuh rakyat saja. Tapi kita ingin memberi bukti nyata bahwa ketika rakyat membutuhkan, kita hadir di tengah-tengah rakyat memberikan solusi seperti ini. Itu kata kuncinya,” terangnya.

Ia menguraikan kegiatan sterilisasi dengan penyemprotan itu digelar secara serentak oleh Nasdem pusat hingga daerah. Untuk Sragen, hari pertama diawali di Sidoharjo, selanjutnya akan merambah kecamatan lain secara bertahap.

“Tidak hanya rutin, untuk permintaan penyemprotan yang urgen juga kita prioritaskan untuk didahulukan. Semua demi masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya penyemprotan desinfektan, ia bersama pengurus juga berkeliling menyosialisasikan kewaspadaan dan pentingnya social distancing ke warga untuk menekan penyebaran wabah covid-19.

Mantan anggota DPRD Sragen dan DPRD Provinsi Jateng itu memandang bahwa upaya sterilisasi melalui desinfektan tak akan banyak berpengaruh jika tak diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk melakukan jaga jarak dan social distancing.

“Terpenting tingkat kedisiplinan masyarakat juga harus ditingkatkan dalam hal bersama-sama mencegah penyebaran covid-19. Yakni dengan melakukan social distancing, tidak perlu keluar rumah dan selalu menjaga jarak aman minimal 1 sampai 2 meter jika berinteraksi sosial. Lalu meningkatkan pola hidup bersih sehat (PHBS,red) dengan konsumsi makanan bergizi, cuci tangan dan menjaga kondisi tubuh dengan cukup istirahat. Itu kuncinya menekan penyebaran sehingga harapannya wabah virus covid sesegera mungkin mereda,” tandasnya. (cr6/lut)

  • Bagikan