Cara Melepas Masker yang Benar, Jangan Asal-Asalan

Melepas masker
Melepas masker

LINGKARJATENG.COM – Penggunaan masker bisa mencegah seseorang terinveksi virus corona. Meski tidak 100 persen melindungi, setidaknya menggunakan masker bisa menjauhkan Anda dari potensi tertular. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan masker adalah cara melepas.

Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan, mengatakan masyarakat umum kerap melupakan tata cara melepaskan masker secara tepat, yakni dengan langsung menyentuh bagian permukaan.

Dia menjelaskan melepaskan masker setelah dipakai yang benar adalah dengan hanya memegang bagian talinya saja tanpa menyentuh bagian permukaan.

“Melepaskan masker ada caranya hanya memegang talinya jangan memegang maskernya,” kata Erlina di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (1/4).

Baca juga:  Nakes Diminta Bijak Bersosial Media

Prosedur ini kerap dilupakan masyarakat, karena partikel virus yang kemungkinan menempel di permukaan malah bakal terdistribusi ke tangan.

Menurut dia, meski telah melepaskan masker, masyarakat juga jangan merasa telah aman dari ancaman virus. Mereka tetap diminta untuk langsung mencuci tangan sebagai bagian mempertebal proteksi.

“Jangan merasa aman setelah menggunakan masker, setelah melepaskan masker tetap harus mencuci tangan. Menggunakan masker bila batuk, kalau tidak ada lakukan etika batuk. Intinya pesan pencegahan pertama jaga jarak aman, stay at home, etika batuk jika bersin, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, lakukan semuanya dengan disiplin,” kata dia.

Baca juga:  Nakes Diminta Bijak Bersosial Media

Masker bedah efektif mencegah partikel airbone ukuran 0,1 mikron dari 30 hingga 95 persen. Namun masih memiliki kelemahan yakni tidak bisa menutupi permukaan wajah secara sempurna terutama di sisi samping kiri dan kanan masker.

Apabila permukaan dalam masker sudah basah, maka wajib mengganti atau membuangnya dan itu hanya digunakan sekali pakai. Meski begitu, masyarakat yang wajib menggunakan masker bedah adalah orang sakit dan tenaga medis.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memborong masker. Pasalnya, jika ketersediaan masker langka dan orang sakit tidak mendapatkan akses terhadapnya, maka dipastikan akan terus menjadi sumber penularan.