Langkah Tepat Tangkal Corona

  • Bagikan
Corona covid-19
Ilustrasi covid-19

LINGKARJATENG.COM – Virus corona bisa disembuhkan. Selain itu, Anda bisa melakukan sejumlah langkah untuk mencegah terinfeksi virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei China tersebut. Pemerintah memberikan panduan kepada masyarakat agar terhindar dari serangan corona.

Pertama yang perlu Anda ketahui bahwa Rapid Test atau tes cepat Covid-19 bertujuan untuk deteksi dini kasus Covid-19 sehingga, pemerintah dapat melakukan tindakan-tindakan yang tepat untuk mencegah penyebaran virus.

Yang Anda perlu diketahui tes cepat hanya untuk orang berisiko, yaitu yang pernah berkontak erat dengan orang sakit Covid-19 atau pernah berada di negara atau wilayah yang dengan penularan lokal serta memiliki gejala seperti demam atau gangguan sistem pernapasan (pilek, sakit tenggorokan maupun batuk).

Jadi, tidak perlu tes cepat jika Anda sehat dan tidak pernah kontak orang sakit Covid-19, atau berada di negara dengan penularan lokal Covid-19.

Yang mengikuti tes ada tiga kategori, yaitu:

1. OTG (Orang Tanpa Gejala), ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Petugas Kesehatan yang menentukan statusnya.

OTG yaitu mereka yang tidak menunjukkan gejala tetapi pernah melakukan kontak erat dengan orang positif Covid-19.

2. ODP yaitu orang demam lebih dari 38 derajat celsius. Memiliki riwayat demam atau pilek, sakit tenggorokan, batuk dan dalam 14 hari terakhir sebelum timbul gejala pernah berada di negara atau wilayah dengan penularan lokal atau melakukan kontak erat dengan orang sakit Covid-19 (terkonfirmasi ataupun probabel).

3. PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yaitu demam lebih dari 38 derajat celsisu atau riwayat demam; disertai salah satu gejala sakit pernapasan (batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, pneumonia ringan hingga berat) dan dalam 14 hari terakhir sebelum timbul gejala pernah berada di negara atau wilayah dengan penularan lokal.

4. Orang dengan demam lebih dari 38 derajat celsius atau riwayat demam atau ISPA dan dalam 14 hari terakhir sebelum timbul gejala pernah berkontak erat dengan orang sakit Covid-19.

5. Orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat serta tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Isolasi diri

Jika mengalami gejala ringan (demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat atau rasa lelah), tinggallah di rumah. Jangan ke mana-mana. Beristirahatlah di kamar tersendiri yang berbeda dengan anggota keluarga lainnya. Pantau perkembangan kondisi Anda dan minum air yang cukup. Hanya orang dewasa sehat yang merawat dan mereka harus cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memasuki kamar Anda.

Gunakan masker dan pastikan mulut, hidung dan dagu tertutupi. Bila ada orang yang membantu Anda di rumah, dia pun harus menggunakan masker.

Untuk memakai masker, perhatikan hal-hal berikut:

1. Selalu cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum memasang masker

2. Selama memakai masker, jangan dilepas dan pasang kembali

3. Jangan menyentuh masker yang Anda pakai. Kalau tersentuh, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir

4. Setelah terasa lembab/basah, ganti yang baru. Buka masker dengan cara melepaskan talinya. Jangan memegang permukaan depan masker

5. Segera buang ke tempat sampah tertutup

Ingat, masker hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai berkali-kali

Gunakan peralatan makan, mandi dan sprei yang berbeda dengan anggota keluarga lain. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik. Bersihkan benda yang sering tersentuh tangan seperti gagang pintu, meja dan lain-lain dengan cairan disinfektan. Selalu jaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya.

Ingat, rumah sakit hanya untuk orang sakit parah jadi jangan pergi ke sana kecuali mendesak, misalnya kondisi kesehatan memburuk (demam tinggi dan kesulitan napas). Kontak segera fasilitas layanan kesehatan bila itu terjadi.

Kalau Anda harus ke Rumah Sakit, jangan ajak anak-anak. Minta 1 atau 2 orang kerabat untuk mengantar. Sebisa mungkin, jangan gunakan kendaraan umum untuk ke fasilitas layanan kesehatan dan di sana selalu jaga jarak lebih dari 1 meter dengan siapapun. Ambil kesempatan untuk cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (alkohol minimal 60%).

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat berbelanja:

Batasi pergi belanja makanan atau kebutuhan penting. Pilih satu orang di keluarga untuk belanja dan jangan pilih orang yang berisiko (orang lansia–lanjut usia atau yang sakit kronis atau menahun seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes)

Selalu jaga jarak lebih dari 1 meter dengan orang lain saat berada di pasar atau tempat belanja. Saat kembali, langsung cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik.

Bila tetangga-tetangga membutuhkan pertolongan dan Anda sanggup, tawarkan diri menerima titipan belanja.

  • Bagikan