Penerbangan Komersial di Bandara A Yani Dihentikan Sementara

SUASANA: Suasana terkini saat Bandara Internasional Ahmad Yani menghentikan sementara penerbangan komersial.(DIMAS ELSHIHAB/LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menghentikan sementara layanan penerbangan komersial sebagai pencegahan penyebaran Covid-19. Hal tersebut diumumkan General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto.

Layanan penerbangan komersial penumpang dalam negeri (domestik) dan luar negeri (internasional) baik yang terjadwal maupun nggak terjadwal akan dihentikan sementara. Keputusan ini resmi berlaku mulai Sabtu, (24/4) hingga lewat batas Hari Raya, tepatnya Senin, (31/5).

Semoga dengan diberlakukannya kebijakan larangan mudik dan penghentian sementara layanan terhadap penerbangan komersil penumpang ini dapat membantu pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia secara signifikan, papar Hardi.

Baca juga:  Dinsos Jateng Peringati Isra’ Mi’raj dengan Khidmat dan Cair

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Visus Disease 2019 (Covid-19) dan Siaran Pers Plt. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan RI Nomor: 98/SP/IV/BKIP/2020.

Pihak Bandara mengaku masih melakukan koordinasi dengan maskapai terkait. Sebab penghentian sementara ini menyebabkan 21 penerbangan yang beroperasi di Bandara Ahmad Yani jadi terdampak, termasuk penerbangan dengan tujuan Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, dan lain-lain.

Baca juga:  PLTN Merambah ke Indonesia, Binus Minta Pemerintah Awasi

Pihak bandara akan terus berkoordinasi intensif dengan Otoritas Bandar Udara, maskapai, dan pihak terkait lainnya untuk implementasi kebijakan dan kelancaran kegiatan operasional di lapangan, terang Hardi.

Masyarakat yang telah membeli tiket dengan jadwal penerbangan para periode pemberhentian nggak perlu khawatir. Pasalnya, mereka bisa melakukan refund, reschedule, dan reroute tiket dengan mendatangi langsung konter maskapai di bandara.

Selain itu kamu juga harus memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan bandara. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain, dan menggunakan kendaraan dengan kapasitas maksimal penumpang 50 persen dari kapasitas kendaraan.

Baca juga:  Banjir Semarang, Air ke Sungai Melebihi Kapasitas

“Kami harap kebijakan ini dapat dipatuhi bersama dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dapat berjalan dengan tertib dan lancar demi keselamatan dan kebaikan kita bersama,” pungkasnya. (dim/one)