Kudus  

Pandemik Covid-19, Target Pendapatan Uji KIR Tetap

MENERANGKAN: Kepala Dinas Perhubungan Kudus Abdul Halil saat memberi keterangan.(MIFTAHUL UMAM/LINGKAR JATENG)
KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus menyebut, tidak menurunkan target pendapatan daerah (PAD) dari sektor uji kelaikan kendaraan atau uji KIR. Meskipun, saat ini pandemik covid-19 belum mereda.
Kepala Dishub Kudus Abdul Halil mengatakan, target ini masih sesuai perencanaan di awal tahun anggaran. Yakni sebesar Rp929 juta. Meski begitu, Halil mengaku, untuk target PAD lain ada yang diturunkan.
“Target pendapatan yang kami turunkan dari sektor parkir tepi jalan umum,” katanya kemarin.
Dijelaskan Halil, saat ini praktek pengujian KIR telah kembali berjalan. Sebelumnya, telah diliburkan pihaknya selama satu bulan penuh pada bulan lalu.
“Pada April kemarin kami liburkan 30 hari. Sekarang sudah mulai aktif lagi sejak Senin kemarin,” paparnya.
Selain itu, saat ini Dishub  Kudus mulai memberlakukan kebijakan pembatasan layanan uji  KIR. Hal ini guna mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai covid-19.
“Kami batasi, sehari kuoatnya 40 kendaraan,” jelasnya.
Dijelaskan, jika pada hari normal pelayanan uji KIR bisa mencapai 75 lebih kendaraan. Selain itu waktu pelayanan juga dibatasi. Yakni mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.
“Tapi pukul 09.00 WIB kuota antrean sudah penuh,”jelasnya.
Selain pembatasan kuota layanan, sebelum memasuki kantor Dishub kendaraan juga disterilkan terlebih dahulu. Selain itu pemilik kendaraan wajib memakai masker dan menjaga jarak saat mengantre layanan.
“Petugas kami juga memakai APB lengkap, dari kacamata sampai sarung tangan,” imbuhnya. (mam/lut)