Genjot Kedisiplinan Protokol Kesehatan

Salah satu pengunjung Pasar Kalinyamatan saat melakukan cuci tangan sebelum masuk ke pasar.

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara masif melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan. Salah satunya yakni pasar tradisional. Apalagi, muncul klaster baru pasien covid-19 yang terjadi di pasar.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jepara Arif Darmawan mengatakan, peningkatan kedisiplinan protokol kesehatan menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya. Namun ia mengklaim, sejauh ini sudah mulai terlihat adanya kesadaran warga pasar untuk ikut mendukung dan mentaati imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Pada publikasi keliling ke sejumlah pasar sebagian pedagang dan pembeli mulai sadar dan peduli pada protokol kesehatan,” katanya kemarin.

Baca juga:  Kampanye di Jepara, Partai Buruh Singgung Masyarakat Tertindas hingga Pupuk Langka

Sedikitnya ada tujuh pasar tradisional yang menjadi titik publikasi timnya berkeliling pada tahap pertama. Yakni Pasar Daren Kecamatan Nalumsari, Pasar Mayong, Pasar Benguk Kecamatan Welahan, dan Pasar Kalinyamatan. Kemudian Pasar Pecangaan, Pasar Tawar Kecamatan Mlonggo, serta Pasar Kaliaman Kecamatan Kembang.

Meski masih ada yang mengenakan masker hanya digantungkan di leher. Namun, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan yang bermasker dengan benar.  “Kami juga membagikan masker kain dan meminta agar langsung dikenakan,” tutur Arif.(mam/lut)