Kudus  

Percepat Penanganan Covid-19, Kominfo Undang Media

Kholid Seif, kepala Dinas Kominfo Kudus
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kudus Kholid Seif (kiri). (DOK JOGLO JATENG)

KUDUS – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus menggelar rapat koordinasi tentang percepatan penanganan Covid 19 di Kudus kemarin. Selain gugus depan Covid, juga diundang perwakilan sejumlah media massa di Kota Kretek.

Acara dimulai pukul 13.00 hingga 15.00 di kantor Dinas Kominfo. Dari perwakilan media dan instansi yang datang diminta mengutarakan argumen, saran, dan tanggapannya mengenai bagaimana penanganan Covid di Kudus.

Salah satunya Yulian Noor Widya dari koordinator FRP BPBD Kudus. Dia mengeluhkan masih banyaknya warga yang menentang pemakaman jenazah Covid di sejumlah desa di Kudus.

Baca juga:  Lajur Pantura Kudus-Demak Lumpuh Total Akibat Banjir

“Kadang dalam proses menguburkan jasad covid masih ada yang ditentang warga. Untuk itu kita butuh kejelasan berupa surat atau apapun itu untuk memastikan kepada pihak keluarga dan warga biar bisa menerima hal itu (pemakaman jenazah covid),” ucapnya.

Syamsul Hadi, perwakilan dari Koran Joglo Jateng menambahkan, perlu dilakukannya kembali sosialisasi kepada masyarakat seperti ketika baru heboh adanya covid. Karena saat ini masih ada warga yang tidak mentaati protokol kesehatan, dan menganggap semua ini sudah tidak ada apa-apa.

”Yang penting bagaimana membuat masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan dan bahaya Covid, sehingga bisa menjaga dirinya sendiri. Seperti ketika naik motor, masyarakat sudah terbiasa memakai helm untuk menjaga kepalanya dari kecelakaan yang bisa saja terjadi,” tegasnya.

Baca juga:  DPMPTSP Kudus Berbasis OSS-RBA, Tingkatkan Layanan dan Iklim Investasi

Kholid Seif, kepala Dinas Kominfo mengatakan, sengaja mengumpulkan beberapa instansi dan media massa di Kudus untuk menyerap masukan dan saran supaya covid di Kudus yang kian meluas bisa tertangani dengan baik.

”Saya harapkan dengan diadakannya rapat koordinasi ini, bisa menjadikan percepatan penanganan covid di Kota Kudus yang sekarang masih berada di zona merah,” ungkapnya.

Dari hasil diskusi ini, nantinya diteruskan kepada ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus untuk secepatnya ditindaklanjuti dengan baik. (cr2)