80 Persen SD di Temanggung Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Siswa SMP Negeri 3 Temanggung
BELAJAR: Siswa SMP Negeri 3 Kabupaten Temanggung sedang melakukan simulasi pembelajaran tatap muka. (ANTARA/ JOGLO JATENG)

TEMANGGUNG – Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Ujiono mengatakan, sekitar 80 persen dari 435 SD negeri maupun swasta di Kabupaten Temanggung, hingga saat ini telah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka. Pihaknya mengharapkan, dalam dua pekan ke depan semua sekolah sudah melaksanakan simulasi pembelajaran di sekolah.

“Sejumlah SD telah melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat,” katanya di Temanggung, akhir pekan lalu.

Sedangkan untuk tingkat SMP, kata dia, dari sebanyak 77 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Temanggung, bahkan hampir semuanya telah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka. “Nanti jadwalnya bisa dipadatkan, sehari bukan hanya satu atau dua sekolah yang melaksanakan simulasi, tetapi bisa 7-8 sekolah melakukan simulasi,” katanya.

Baca juga:  Dukung Sudaryono Maju Pilgub Jateng, Emak-emak di Temanggung Deklarasi

Berdasarkan evaluasi setelah berjalannya simulasi, kata dia, hampir semua sekolah memang menghendaki untuk pembelajaran tatap muka. Namun mereka tidak serta merta berani melaksanakannya, karena suatu wilayah boleh melakukan pembelajaran tatap muka kalau zona daerah tersebut kuning atau hijau.

“Sedangkan Temanggung masih zona oranye sehingga belum bisa melakukan pembelajaran tatap muka, maka diselenggarakan dulu simulasi,” katanya.

Ia menyampaikan, pelaksanaan simulasi tidak perlu izin, namun kesepakatan dari para wali murid, komite, dan pihak sekolah serta pihak desa/kelurahan. “Kalau simulasi tidak perlu izin, tetapi kalau pembelajaran tatap muka yang sebenarnya harus ada izin dari Satgas Penanganan Covid-19,” kata Ujiono. (ara/gih)