DPMPTSP Temanggung Dorong UMKM Miliki SPP-IRT

pelatihan UMKM gratis
ASAH KETRAMPILAN: Sejumlah peserta mengikuti pelatihan UMKM gratis membuat kue donat di Omah Mocaf Hend's, Singkil, Boyolali, Sabtu (3/10). (HUMAS/ JOGLO JATENG)

TEMANGGUNG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, mendorong para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memiliki sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT).

“Salah satu upaya yang kami lakukan dengan memberikan edukasi terkait pentingnya kepemilikan SPP-IRT, sebagai izin edar suatu produk pangan,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Eko Suprapto di Temanggung, kemarin.

Eko mengatakan, saat ini pihaknya berupaya menggairahkan kembali para pelaku UMKM dan dunia usaha yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Baca juga:  Bappeda Gelar Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan di Jateng

Selain kualitas produk, katanya keberadaan SPP-PIRT juga sangat penting untuk kelangsungan dan kemajuan usaha. sebagai izin edar suatu produk pangan

“Kemarin baru saja, kami melakukan sosialisasi kebijakan penanaman modal bagi para pelaku UMKM berbasis potensi unggulan lokal, dan peraturan perizinan sertifikat produksi pangan-industri rumah tangga yang diikuti oleh 180 pelaku UMKM dari klaster minuman dan makanan ringan. Sosialisasi tersebut dalam rangka meningkatkan investasi di tengah masyarakat bagi pelaku UMKM,” katanya.

Menurut dia, sektor UMKM perlu digerakkan kembali, karena sudah terbukti UMKM merupakan salah satu yang bisa bertahan dan bahkan menjadi penopang ekonomi saat terjadi krisis moneter tahun 1998.

Baca juga:  Dukung Sudaryono Maju Pilgub Jateng, Emak-emak di Temanggung Deklarasi

Namun, akibat pandemi Covid-19 ini aktivitas pelaku UMKM sangat terbatas, sehingga perlu terobosan baru bagaimana mereka tetap bisa bergerak namun tidak meninggalkan protokol kesehatan. (ara/yos)