Hentikan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Pembelajaran Tatap Muka
KOMUNIKASI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdialog siswa yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SMKN 1 Temanggung. (ANTARA/ JOGLO JATENG)

TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung menghentikan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Setelah wilayah tersebut dikategorikan berada di zona merah dalam peta penularan Covid-19.

Kepala Divisi Komunikasi dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung, Gotri Wijianto menyampaikan, saat ini bupati telah memerintahkan untuk menghentikan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Intruksi tersebut diasmpaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat.

“Zona merah ini untuk tingkat kabupaten, karena peningkatan kasus cukup signifikan dan dari hitungan kita di angka memasuki zona merah. Namun untuk per kecamatan, tidak semuanya zona merah,” katanya.

Baca juga:  Dukung Sudaryono Maju Pilgub Jateng, Emak-emak di Temanggung Deklarasi

Guna menekan risiko penularan virus corona, ia menjelaskan, pemerintah kabupaten berupaya meningkatkan disiplin warganya. Dengan menjalankan protokol kesehatan dalam acara-acara kemasyarakatan dan keagamaan yang menghadirkan banyak orang. Saat ini ada 515 warga yang terserang Covid-19 di Kabupaten Temanggung.

“Satgas kecamatan dan desa serta satgas Jogo Tonggo untuk lebih mendisiplinkan lagi kegiatan yang ada di masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Karena virus ini perlu kita kenali menularnya melalui droplet (percikan cairan dari saluran nafas), maka untuk senantiasa mengenakan masker dan cuci tangan,” terangnya.

Baca juga:  Bappeda Gelar Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan di Jateng

Menurut dia, Satuan Tugas juga juga akan bekerja sama dengan Dewan Masjid. Untuk menyampaikan imbauan kepada warga agar menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.(ara/fat)