Pemkab Kudus Kaji Kewajiban Investor Gandeng UMKM

  • Bagikan
Plt Bupati Kudus Hartopo
Plt Bupati Kudus Hartopo. (ANTARA / JOGLO JATENG)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus bakal mengkaji kemungkinan harus membuat peraturan daerah (perda) yang mewajibkan setiap investor menggandeng pelaku UMKM. Yakni, dengan menanamkan modalnya kepada para pelaku UMKM lokal.

“Pemerintah Pusat sendiri sudah melakukan penandatanganan kerja sama dalam rangka kemitraan penanman modal asing (PMA) atau penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo, Rabu (20/1).

Wali Kota Semarang

Agar ada jaminan bagi pelaku UMKM, kata dia, memang perlu dikoordinasikan dengan berbagai pihak. Terutama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kudus kemungkinan untuk membuat payung hukumnya.

Keberadaan investor yang sudah banyak menanamkan investasinya di Kabupaten Kudus selama ini, ternyata belum maksimal dalam menggandeng pelaku UMKM yang juga memiliki produk yang bisa ikut dipasarkan. Misal, keberadaan minimarket dan pasar modern di Kudus. Seharusnya, sudah menjalin kemitraan yang bagus dengan para pelaku UMKM di Kudus. Kenyataan hingga kini belum maksimal.

Baca juga:  BPBD Diminta Selalu Siaga dan Tanggap

“Padahal, kami sudah memberikan imbauan dan pembinaan agar menggandeng pelaku UMKM sehingga nantinya bisa berkembang dan naik kelas,” ujarnya.

Termasuk bagi inverstor yang produknya merupakan komoditas ekspor juga diminta untuk menjalin kerja sama dengan UMKM. Hal itu agar produk UMKM lokal juga bisa menuju komoditas ekspor. “Harus ditunjukkan bahwa komoditas tersebut merupakan potensi daerah dan inovasi daerah yang punya kualitas dan komposisi baik sekali,” ujarnya. (ara/gih)

Pemalang
  • Bagikan