Otak Perampokan Rp 563 Juta Ternyata Orang Dalam

perampokan di Jalan Krakatau VIII, Semarang Timur
PRAKTIK: Rekonstruksi perampokan di Jalan Krakatau VIII, Semarang Timur, Senin (25/1). (ISTIMEWA / JOGLO JATENG)

SEMARANG – Polisi berhasil meringkus otak perampokan uang Rp 563 juta yang dibawa oleh karyawan perusahaan migas di Jalan Krakatau, Kota Semarang, beberapa waktu lalu. Tersangka bernamama Susanto (39), warga Gayamsari, Kota Semarang, merupakan orang dalam atau pegawai perusahaan tersebut.

“Pelaku ini merupakan sopir di perusahaan ini. Berperan memberi informasi tentang situasi serta kebiasaan pegawai yang biasa mengambil uang,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana, Senin (25/1).

Menurut dia, pelaku mengaku mengalami kesulitan ekonomi sehingga merencanakan perampokan itu. Pelaku perampokan yang berjumlah enam orang itu memperoleh jatah masing-masing jatah uang hasil rampokan sebesar Rp 90 juta.

Baca juga:  BPBD Kota Semarang Ajak Pemangku Kepentingan Petakan Strategi Penanganan Banjir

Polisi sendiri juga menggelar reka ulang perampokan di Jalan Krakatau, Kota Semarang. Enam pelaku, termasuk empat anggota komplotan perampok asal Lampung mengikuti reka ulang tersebut. Dalam reka ulang tersebut diketahui tersangka Susanto sempat ikut berpura-pura mengejar perampok, sesaat setelah peristiwa pidana itu terjadi.

Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan tersebut terjadi hari Senin (18/1) pukul 08.30 di Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur. Saat itu korban bernama Teguh datang menggunakan mobil putih dan parkir di seberang kantornya.

Dari rekaman CCTV yang beredar terlihat Teguh turun dari mobil, kemudian ketika hendak menyeberang, datang empat orang yang mengendarai dua motor ke arah korban. Salah seorang di antaranya turun dan merebut tas berisi uang yang dibawa korban.

Baca juga:  Sekda Jateng Dorong Perempuan Melek Teknologi Digital

Polisi lalu memburu para pelaku hingga akhirnya pada Kamis (21/1) kemarin sekitar pukul 13.00 para pelaku dibekuk di Margaluyu Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Penangkapan kawanan perampok ini terekam warga dan viral di media sosial.

Para pelaku yang ditangkap yakni Rahmat (39), Frans Panjaitan (36), dan Maftuhi (25) warga Bumijaya, Lampung Tengah. Kemudian Vidi Kondian (30) warga Mekar Jaya, Lampung Tengah dan Moch Agus Irawan (38) warga Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang. (ara/git/gih)