Warga Diminta Waspada Longsor Susulan

tanah longsor di Desa Cikadu dan Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul
BERSIHKAN MATERIAL: Petugas gabungan bersama masyarakat sekitar bergotong royong membersihkan material tanah longsor yang menutupi akses jalan penghubung Desa Cikadu dan Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Senin (1/2). (AFIFUDIN / JOGLO JATENG)

PEMALANG – Akses jalan penghubung Desa Cikadu dan Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul yang sempat teputus akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada pukul 01.30, Senin (1/2) sudah pulih kembali. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada adanya potensi longsor susulan.

“Sudah, ini saya dan kepala pelaksana beserta jajaran Kapolres beserta Dandim sudah cek lokasi,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pemalang, Suyanto, Senin (1/2).

Suyanto melanjutkan, berdasarkan hasil pendataan BPBD, kronologi terjadinya longsor berawal sejak Sabtu, 30 Januari lalu seluruh wilayah Desa Cikadu diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, pada hari Senin malam 1 Febuari, longsor terjadi di lokasi tersebut.

Material longsor menutup jalan hingga kurang lebih sepanjang 50 meter. Akibatnya, jalan penghubung Desa Cikadu maupun Desa Bongas tidak bisa dilalui kendaraan.

Sejak pagi, masyarakat bersama pemerintah desa setempat, aparat TNI-Polri, petugas BPBD, serta ormas bergotong-royong membersihkan material longsor. Dalam pembersihan material longsor ini, BPBD mengirimkan 2 truk tangki air.

“Imbauan untuk masyarakat agar hati-hati dan waspada, sebab diperkirakan ada longsor susulan karena tanahnya masih retak-retak,” umbuh Suyanto.(cr1/akh)