Pipa Air Terdampak Lahar Gunung Merapi Dibersihkan

  • Bagikan
Lahar Gunung Merapi
EFEK MERAPI: Luncuran material banjir lahar hujan dari puncak Gunung Merapi memutus saluran pipa sumber air bersih dari Turgo untuk warga Dusun Kaliurang, Ngandong dan Boyong. (ANTARA / JOGLO JATENG)

SLEMAN – Pipa saluran air bersih yang rusak akibat terdampak banjir lahar hujan di aliran Sungai Boyong dibersihkan oleh masyarakat sekitar bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Banjir lahar yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut mengakibatkan jaringan pipa air bersih yang bersumber di Gunung Candi dan Kemadohan rusak.

“Selama dua hari (Jumat 5/2 dan Sabtu 6/2) kemarin masyarakat dan para relawan bersama-sama melakukan pembenahan dan penyambungan jaringan pipa air bersih akibat dampak aliran lahar hujan dari Gunung Merapi di Sungai Boyong,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, Senin (8/2).

Wali Kota Semarang

Ia mengatakan, perbaikan sementara jaringan pipa air bersih berhasil diselesaikan pada Sabtu (6/2) dan air bersih sudah bisa mengalir baik sampai ke bak penampungan di Dusun Kaliurang Barat. Makwan mengatakan, dengan sudah lancarnya pasokan air untuk warga maka BPBD Sleman juga telah menghentikan bantuan droping air bersih di Dusun Kaliurang Barat.

Baca juga:  40 Persen Restoran Terverifikasi Prokes

“Perbaikan pipa sudah selesai dan pasokan air bersih ke warga sudah lancar lagi saat ini,” tambahnya.

Ia mengatakan, sebelumnya BPBD Sleman melakukan droping air bersih ke bak penampungan di Dusun Kaliurang Barat untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Hal ini dilakukan pascaputusnya pipa saluran air akibat terdampak banjir lahar hujan Merapi di aliran Sungai Boyong.

“Rata-rata setiap hari kami melakukan droping air bersih sebanyak 15 tanki dengan menggunakan mobil tanki BPBD Sleman dan PMI Sleman,” katanya.(ara/akh)

Pemalang
  • Bagikan