Pengungsi Ingin Segera Pulang

warga Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati yang mengungsi di Balai Desa Jati Wetan
PENGUNGSI: Marsiah, warga Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati yang mengungsi di Balai Desa Jati Wetan. (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS – Ratusan warga terdampak banjir hingga saat ini masih mengungsi di posko pengungsian yang disediakan pihak Pemerintah Desa (Pemdes). Mereka ingin segera kembali ke rumah kediamannya. Namun, air masih merendam rumah.

Salah satu pengungsi warga RT 3 RW 6 Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Marsiah mengatakan, sudah mengungsi di pengungsian yang disediakan di Aula Balai Desa Jati Wetan sejak 6 Februari lalu. Ia bersama suami dan dua anak.

“Sudah sepuluh hari ini di sini, sekitar 6 Februari. Terakhir pas masih di rumah, airnya sampai satu meter. Jadi kami memutuskan untuk mengungsi,” ucapnya di posko, Senin (15/2).

Baca juga:  BKPSDM Kudus Usulkan Ratusan Formasi CASN

Marsia menjelaskan, banjir yang melanda kawasan yang dihuninya memang langganan tiap tahun. Marsiah pun berharap agar banjir tersebut bisa segera surut dan kembali ke kediamannya kembali.

“Berat rasanya meninggalkan rumah, tapi mau bagaimana lagi. Diharapkan ya segera bisa segera ditangani oleh pihak terkait agar segera ke rumah lagi,” terangnya.

Sementara itu, Sukitah, warga Dukuh Gendok, mengungkapkan selain berat meninggalkan rumah, juga memikirkan sawah miliknya yang tergenang banjir. Kendati demikian, ia tak punya pilihan lain kecuali mengungsi.

“Sebenarnya tidak kuat lama-lama di sini, tapi jika kembali ke rumah pun ya tidak bisa karena masih merendam juga. Harapannya mungkin sama dengan lainnya, segera pulang ke rumah,” tuturnya.

Baca juga:  SMA 1 Kudus Ajak Siswa Kunjungi Destinasi Lokal

Terpisah, Kepala Desa Jati Wetan, Suyitno menambahkan, warga di desanya yang mengungsi hampir dua pekan. Total ada 336 jiwa di tempat pengungsian yang disediakan.

“Bantuan yang kami berikan memang makan untuk tiga kali sehari sudah sepuluh hari berjalan. Untuk logistik kami berikan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Jati Wetan, sudah 13 hari ini,” pungkasnya. (sam/abu)