DPRD Kabupaten Pati Awasi Ketat PPKM Mikro

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin
Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. (ACHWAN / JOGLO JATENG)

PATI – Pada awal tahun anggaran 2021 ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menitikberatkan pengawasan penanganan Covid-19. Hal tersebut untuk memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik, transparan dan tepat sasaran. Untuk itu pimpinan DPRD Pati menyatakan seluruh komisi yang ada akan intensif terjun ke desa-desa melihat berjalannya PPKM berbasis Mikro.

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengatakan, seluruh komisi dan alat kelengkapan dewan yang ada akan memastikan program penanganan Covid-19 yang digalakkan pemerintah berjalan dengan baik. “Komisi A akan turut mensosialisasikan kepada pemerintah desa dan melihat langsung bagaimana kesiapan mereka menangani Covid-19 berbasis mikro. Juga penggunaan anggarannya,” terangnya Senin (22/2).

Wali Kota Semarang

Ia menyebut penggunaan dana desa untuk penanganan pandemi diizinkan dengan mengikuti kententuan yang berlaku. Mestinya pemerintah desa sebagai lapis kebijakan terbawah benar-benar siap tempur.

”Komisi A akan sering turun ke bawah. Penggunaan dana desa bisa dilakukan dengan mengubah rancangan APBDes. Itu bisa dimusyawarahkan terlebih dahulu. Sehingga penggunaannya terukur dan trasparan,” tambahnya.

Baca juga:  Pelayanan RSUD RAA Soewondo Harus Ditingkatkan

Badrudin menjelaskan, fungsi pengawasan penanganan pandemi juga akan dijalankan oleh komisi lainnya sesuai bidang masing-masing. Mengingat pandemi Covid-19 mempengaruhi masyarakat dalam berbagai sektor. “Komisi B juga kan bergerak memantau ketahanan pangan, daya beli masyarakat, harga sembako dan seterusnya,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa dalam pelaksanaan PPKM Mikro akan menjadi perhatian tersendiri anggota dewan. Pasalnya, PPKM Mikro membutuhkan peran aktif seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat terbawah.

Terlebih PPKM berbasis mikro benar-benar membutuhkan kesiapan pemerintah desa sebagai ujung tombak dalam menangani pandemi secara langsung di tangah-tengah masyarakat. Maka sebagai lembaga pengawas pihaknya menyatakan kesiapan untuk mengawal pemerintah desa dengan memantau langsung.

”Memastikan kesiapan desa baik dari sisi anggaran, posko, satgas dan protokol-protokol kesehatan lainnya,” tutupnya. (cr4/fat)

Pemalang
  • Bagikan