Kamis, 25 Februari 2021
Bank Jateng
Bank Jateng
Beranda Joglo Jateng Dua Pekan Jateng Bebas Zona Merah

Dua Pekan Jateng Bebas Zona Merah

SEMARANG – Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah menunjukkan hasil positif. Selama dua pekan berturut-turut, tidak ada satu daerahpun dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang masuk kategori resiko tinggi atau zona merah Covid-19.

Dari 5 kabupaten/kota yang masuk zona merah pada 25-31 Januari yakni Kendal, Karanganyar, Cilacap, Blora dan Kebumen, pada dua pekan selanjutnya yakni 1-7 Februari dan 8-14 Februari, tidak ada daerah yang masuk zona merah.

“Angka kasus aktif juga terus mengalami penurunan, dari 8.230 pada pekan sebelumnya, pekan ini kasus aktif hanya 7.300. Case Fatality Rate (CFR) juga menurun dan Recovery Rate (RR) juga mengalami peningkatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo, dalam rapat evaluasi Covid-19 di ruang rapat gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (22/2).

Yulianto mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit Jateng juga terus menurun, yakni untuk ICU hanya 38,08% dan tempat tidur isolasi hanya 33,01%. Bahkan sejumlah rumah sakit, lanjut Yulianto, mengusulkan menutup layanan isolasi Covid-19 di tempatnya masing-masing dan menjadikan ruangan-ruangan itu untuk perawatan non Covid-19.

“Sudah banyak yang mengajukan untuk menutup tempat isolasi Covid dan memindahkan untuk perawatan non Covid-19, karena memang jumlahnya terus menurun,” ucapnya.

Baca juga:  Ajak Tangkal Kekeringan dan Kebakaran

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pihak rumah sakit tidak terburu-buru menutup layanan isolasi Covid-19. Meski data menunjukkan penurunan yang signifikan, namun pengelola rumah sakit tidak boleh menutup layanan itu.

“Banyak yang usul agar tempat isolasi itu difungsikan untuk non Covid. Tapi saya bilang hati-hati, jangan dulu ditutup,” kata Ganjar.

Jika memang jumlah ruang isolasi yang tidak terpakai cukup banyak, Ganjar meminta rumah sakit menyiapkan ruangan itu sebagai cadangan penambahan tempat tidur ICU. Hal itu penting agar ICU di Jawa Tengah aman.

“Kalau memang ada sisa, silahkan dipakai yang lain. Tapi saya minta dilaporkan dan dikonsolidasikan dengan Dinas Kesehatan. Saya minta tidak tergesa-gesa, saya khawatir ini gelombang pertama yang turunnya bagus, dan nanti kita harus berjaga-jaga, mudah-mudahan tidak, kalau muncul gelombang kedua,” tegasnya.

Jangan sampai lanjut Ganjar, ketika gelombang kedua itu muncul, banyak rumah sakit yang gelagapan menangani itu. Meskipun diyakini, semua rumah sakit memiliki pengalaman dan capaian yang bagus terkait penanganan itu.

“Kita harus berjaga-jaga, kalau terjadi gelombang kedua. Meskipun sekarang tingkat keterisian tempat tidur rendah, tapi ojo kesusu (jangan terburu-buru) menutup layanan Covid-19,” pungkasnya. (git/gih)

20,286FansSuka
96,917PengikutMengikuti

BERITA TERPOPULER

Dua Pekan Jateng Bebas Zona Merah

SEMARANG - Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah menunjukkan hasil positif. Selama dua pekan berturut-turut, tidak ada satu daerahpun dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah...

Tak Pernah Berhenti Belajar

PROSES belajar menjadi orangtua selalu berjalan tanpa henti. Itulah yang dirasakan oleh aktris Alyssa Soebandono dalam merawat kedua putranya dari pernikahannya dengan aktor Dude...

Vaksinasi Pedagang Pasar Dimulai Maret

KUDUS – Proses vaksinasi kepada pedagang pasar tradisional di Kabupaten Kudus akan dilaksanakan Maret mendatang. Lantaran, pendataan pedagang yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kudus,...

Singgung Pemakaman Covid, Anggota DPRD Dipanggil

BANTUL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul prihatin dengan pernyataan salah satu anggota legislatif setempat yang menyatakan pemakaman jenazah pasien Covid-19 hanya...

RKPD Pati 2021 Terbaik se Jateng

PATI – Rancangan Kerja Pemerintah Derah (RKPD) 2021 sebagai rencana pembangunan Kabupaten Pati 2021 medapatkan predikat terbaik se Jawa Tengah. Pencapaian tersebut didapatkan melalui...

Sosialisasi Vaksin Harus Lebih Digalakkan

KUDUS – Sosialisasi kepada masyarakat mengenai vaksin harus dilaksanakan secara lebih intens. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Masih Terendam Banjir, Bus tidak Dapat Masuk Terminal

KUDUS – Hingga kemarin Terminal Jati masih terendam banjir. Sehingga operasional kendaraan dialihkan di pinggir jalan. Hal itu menyebabkan parkir bus diharuskan bergantian. Bus maupun...

Pusat Kota Semarang Terendam Banjir

SEMARANG - Hujan lebat yang mengguyur Kota Semarang Selasa (23/2) sore, membuat kawasan Simpang Lima Semarang tergenang air dengan ketinggian hingga 50 cm. Arus...

Lorotan Semar: Pemandian Keramat Para Kesatria

PATI - Langit remang-remang mendung, angin bertiup semilir nyaman. Pepohonan hijau rimbun memenuhi pelipiran kaki Pegunungan Kendeng yang memanjang. Gemericik air terdengar jelas di...

Dua Anggota Polri Gunakan Nakotika, Kabid Humas: Intruksi Dari Kapolda Jateng Tidak Ada Kata Lain Yaitu Pecat

SEMARANG – Kepolisian Polda Jawa Tengah akan menindak tegas kepada siapapun yang mengedarkan ataupun menggunakan narkotika di wilayah hukum Jawa Tengah. Hal ini disampaikan...