Longsor Timpa 2 Desa, 2 Rumah Rusak

  • Bagikan
Tim BPBD, SAR Gabungan, Relawan FRPB
BERSIHKAN: Tim BPBD, SAR Gabungan, Relawan FRPB, dan lainnya saat melaksanakan proses evakuasi tanah longsor di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Rabu (24/2). (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS – Bencana longsor menimpa dua desa di Kecamatan Gebog, akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kudus sejak Selasa (23/2) malam. Tercatat, longsor tersebut terjadi di delapan titik yang tersebar di Desa Menawan dan Desa Rahtawu pada Rabu (24/2).

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Budi Waluyo mengatakan, longsor pertama sekitar pukul 03.00 menimpa Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog. Menurutnya, curah hujan dengan intensitas tinggi sejak malam, mengakibatkan kontur tanah menjadi labil.

“Runtuhan tanah itu terjadi di samping rumah warga, yakni Sugiarto dan Sampurno. Dindingnya mengalami rusak sedang, dan dilakukan penanganan darurat terlebih dahulu,” ucapnya, Rabu (24/2)
.

Budi merincikan, kerusakan yang dialami Sugiarto , yakni tebing di depan rumah dengan panjang 15 meter, tinggi 20 meter. Untuk korban kedua yakni Sampurno mengalami rusak sedang. Adapun kerugiannya, ditaksir per rumahnya kurang lebih masing-masing Rp 15 juta.

Baca juga:  Kesadaran Masyarakat soal Dokumen Kependudukan Tinggi

“Tim BPBD, Tim SAR Gabungan, Relawan yang tergabung di FRPB melaksanakan upaya pembersihan, assessment data dan kebutuhan logistik. Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan bata, genteng, semen, terpal penutup logsor, dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk kejadian yang kedua, terjadi di Jalan Menawan-Rahtawu, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, yang disebabkan tidak adanya penguat tebing dan intensitas hujan yang tinggi. Longsor pun menggerus sebagian bahu jalan, serta material berupa tanah, bebatuan menghalangi akses jalan.

“Di lokasi itu terjadi sekitar pukul 02.30. Tidak ada korban dan tidak ada juga kerugian di sini. Hanya saja akses jalan terhambat, saat tim SAR tengah mengupayakan penanganan pembersihan material longsor,” terangnya.

Sementara itu, longsor juga menimpa enam tempat lainnya di Desa Menawan, Kecamatan Gebog. Yakni di Dukuh Jambe ada dua titik, Dukuh Nogosari tiga titik, dan Dukuh Ndersoyo terdapat satu titik. (sam/gih)

  • Bagikan