Universitas Muria Kudus Tembus Peringkat Lima Nasional

  • Bagikan
Rektor UMK Profesor Darsono
Rektor UMK Profesor Darsono. (HUMAS / JOGLO JATENG)

KUDUS – Universitas Muria Kudus masuk lima besar nasional perguruan tinggi swasta untuk pembiayaan pengabdian masyarakat. Ada sembilan proposal pengabdian masyarakat yang lolos dan didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristekbrin).

Dari sembilan proposal pengabdian masyarakat yang didanai tersebut, UMK mendapatkan anggaran untuk melaksanakan pengabdian masyarakat mencapai Rp 821,4 juta. Angka tersebut menempatkan UMK di peringkat lima perguruan tinggi swasta di Indonesia terkait program pengabdian masyarakat yang didanai oleh kementerian.

Rektor UMK Profesor Darsono mengatakan, adanya kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menunjukkan masih banyak yang bisa dikerjakan untuk mengembangkan banyak hal di masyarakat. ”Ini makin membukakan mata kita, banyak ‘garapan’ di masyarakat,” katanya kemarin.

Pengajuan proposal pengabdian masyarakat yang lolos Kemenristekbrin membuktikan banyak hal yang bisa dilakukan untuk masyarakat. Sehingga kegiatan yang dilaksanakan dalam proposal pengabdian tersebut akan saling menguntungkan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Perguruan tinggi bisa untuk pengembangan kompetensi tri dharma, dalam hal ini pengabdian masyarakat. Sementara untuk masyarakat bisa untuk membantu memecahkan suatu masalah yang dihadapi.

Baca juga:  Implementasikan Kampus Merdeka, Sembilan Mahasiswa UMK Belajar di Philipina Satu Semester

Dalam proposal pengabdian masyarakat tersebut, paling banyak terkait usaha kecil menengah (UKM), baik pendampingan maupun menciptakan wirausaha baru. Dalam prosesnya, nantinya UKM akan dilatih dari awal sampai akhir, mulai proses produksi, pemasaran bahkan diberikan alat untuk menunjang produksi agar lebih baik.

”Kita tahu, UKM memiliki peranan penting dalam sektor ekonomi negara ini,” terangnya.

Dengan adanya peran perguruan tinggi dan dosen UMK dalam proses pendampingan UKM atau perekonomian masyarakat, maka hasilnya akan jauh lebih baik. Sehingga diharapkan mampu merekontruksi dalam upaya pembangunan nasional. ”Tentu kegiatan pengabdian masyarakat ini akan terus dikembangkan,” jelasnya.

Sementara untuk internal UMK, proposal yang lolos tersebut bisa menginspirasi dosen lain untuk melakukan hal yang sama. Sehingga kontribusi UMK di masyarakat akan jauh lebih baik lagi. (hms/fat)

  • Bagikan