TPA Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

  • Bagikan
Tim pemadam
PADAMKAN: Tim pemadam ketika melakukan pemadaman api yang melahap satu ruangan di TPA Punakawan, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Selasa (2/3). (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS – Tempat Penitipan Anak (TPA) Punakawan, Desa Megawon, Kecamatan Jati, terbakar pada Selasa (2/3) sekitar pukul 17.45. Penyebab kejadian diduga berawal dari korsleting listrik pada rumah yang digunakan sebagai  sebagai TPA.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, TPA Punakawan tersebut merupakan milik Erwin Anjastuti. Kondisi gedung saat terbakar dalam kondisi kosong atau ditinggal pemiliknya.

“Diketahui, api mulai muncul itu pukul 16.00, namun bangunan itu kosong ditinggal pemiliknya. Sehingga menghanguskan satu ruangan yang digunakan sebagai kamar tidur,” ucapnya, Selasa (2/3).

Budi melanjutkan, kerugian yang ditaksir akibat kebakaran tersebut, kurang lebih mencapai Rp 20 juta. Serta menghanguskan sejumlah perabotan yang ada di dalam satu ruangan itu.

Baca juga:  Wisata Religi Menara Mulai Ramai Peziarah

“Akibatnya satu ruangan terbakar bagian atapnya, sekaligus perabotan lainnya. Seperti bantal, kasur, baju, kulkas, hingga dokumen atau surat penting,” terang Budi.

Pihaknya pun mengupayakan pemadaman pada api yang membakar TPA Punakawan tersebut hampir satu jam lebih. Tepatnya pukul 18.30 si jago merah berhasil dipadamkan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkasnya.

Petugas yang bertugas dalam memadamkan api, yakni Unit Garuda 112. Yang terdiri dari Petugas BPBD, Damkar Satpol PP, TNI dan Polri, relawan yang tergabung dalam FRPB. Sekaligus dibantu Damkar PURA. (sam/fat)

  • Bagikan