Implementasikan Kampus Merdeka, Sembilan Mahasiswa UMK Belajar di Philipina Satu Semester

  • Bagikan
Rektor UMK Prof. Dr. Darsono, M.Si
KERJA SAMA: Rektor UMK Prof. Dr. Darsono, M.Si saat melakukan webinar pertukaran pelajar atau transfer kredit dengan Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) Phillipina, Rabu (3/3). (HUMAS / JOGLO JATENG)

KUDUS – Universitas Muria Kudus kembali melaksanakan pertukaran pelajar atau transfer kredit dengan Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) Phillipina. Ada sembilan mahasiswa UMK yang akan diajar oleh dosen CBSUA dan sembilan mahasiswa CBSUA akan diajar oleh dosen UMK.

Dalam kegiatan kredit transfer tahap kedua tersebut, dibuka langsung oleh Rektor UMK Prof. Dr. Darsono, M.Si dan Presiden CBSUA Alberto N. Naperi, DPA. Prof. Dr. Darsono, M.Si menyambut baik kerja sama dengan CBSUA yang sudah terjalin dan sudah dilaksanakan tersebut.

Salah satunya kegiatan transfer kredit, karena mahasiswa bisa kuliah di kampus lain di luar negeri. ”Ini salah satu wujud Kampus Merdeka yang dicanangkan pemerintah,” katanya kemarin.

Kampus merdeka memungkinkan mahasiswa untuk bebas memilih program studi lain atau universitas lain. Seperti transfer kredit atau pertukaran pelajar yang dilakukan antara UMK dengan CBSUA.

Untuk itu, pihaknya saat ini masih terus berusaha untuk mendesain dan berinovasi dalam kegiatan pertukaran pelajar agar terus lebih baik. Karena dengan program ini, mahasiswa akan mendapatkan suasana baru dan tambahan baru ketika belajar di kampus lain. Apalagi beda negara yang memiliki budaya dan bahasa yang berbeda.

Sementara itu, Presiden CBSUA Alberto N. Naperi, DPA mengatakan, dalam masa pandemi ini, masih ada peluang untuk melakukan inovasi. Sehingga program transfer kredit tetap bisa dijalankan walaupun secara daring.

Baca juga:  Karya Dosen yang Dipatenkan Harus Bermanfaat kepada Masyarakat

Dirinya mengaku senang dengan adanya pelaksanaan kegiatan internasional tersebut bisa berjalan, bahkan bisa berlanjut ke batch dua walaupun masih pandemi. ”Kami senang ini tetap berjalan, persiapan sudah komplit,” terangnya.

Sedangkan, Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI) UMK Mutohhar, M.Pd mengatakan, mahasiswa yang mengikuti program ini berasal dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Dua prodi tersebut tentunya menyesuaikan dari pihak CBSUA.

Untuk mahassiwa yang mengikuti transfer kredit di Prodi PBI dari UMK yakni Fadhilah Alfatikhah, Selvi Rahmawati, Oky Adinda, Alfina Hidayati, dan Nurani Ayu Febriana. Sementara mahasiswa dari CBSUA yang ikut Prodi PBI yakni Czarina J. Zaldua, Ricky Aala, Rica Mae Bacinal, Jimel nacario, dan Katrina Loi Yu.

Sementara yang mengikuti transfer kredit di Prodi PGSD dari UMK yakni Hanik Nurisa, Desma Candrasari, Qonitat Qurrotaayyun, dan Anggun Rizqi Wijayanti. Sementara dari CBSUA yakni Rizalyn P. Borja, Mark Gil J. B. Bustarga, John Llyod R. Casin, dan Carolyn C. Arpon. (hms/fat)

  • Bagikan