Pendidikan Tatap Muka Siap Digelar

  • Bagikan
Wakil Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 4 Darsono
PERSIAPAN MATANG: Wakil Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 4 Darsono sedang menunjukkan garis pembatas guru dan siswa saat pembelajaran tatap muka sudah dilaksanakan, Kamis (4/3). (AFIFUDIN / JOGLO JATENG)

PEMALANG – Menanggapi keputusan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) yang memperbolehkan pendidikan tatap muka pada Juli. Berbagai sekolah di Kabupaten Pemalang sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk menunjang pendidikan tatap muka dengan menggunakan kebiasaan baru.

Kepala Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMP N) 4 Pemalang Rusmin mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan fasilitas pendukung untuk menerapkan protokol kesehatan. Ia juga sudah mulai berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah.

“Secara administratif yang disiapkan dari awal mulai dari administrasi ada izin orang tua, izin komite dan gugus tugas Covid-19 kabupaten,” katanya, Kamis (4/3).

Rusmin melanjutkan, dari segi sarana dan prasarana pihaknya menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer, penyemprotan disinfektan dan pengecekan suhu di sekolah. Pembelajaran ini juga menerapkan pola jaga jarak di dalam ruangan kelas, dengan penggunaan kapasitas 50 persen batas maksimal siswa.

Baca juga:  Sejumlah Karya Inovatif Mahasiswa UNS Surakarta Lolos Pendanaan Kemendikbud

“Dalam proses pembelajaran kami tata tempat duduk anak dan batasan untuk guru sehingga tidak kontak langsung,” imbuhnya.

Orang tua dianjurkan untuk membawakan anaknya bekal, mengingat kantin sekolah belum bisa buka. Selain itu, orangtua juga dianjurkan untuk menjemput siswa setelah selesai sekolah supaya siswa bisa langsung pulang kerumah dan tidak keluyuran.

Sementara itu, Wakil Kepala Kurikulum SMP Negeri 4 Adi Susanto menyatakan telah mempersiapkan kurikulum pembelajaran. Tetapi masih menunggu petunjuk teknis dari dinas pendidikan setempat.

“Rencana kalau dari kami sistemnya perhari ganti siswa dengan kapasitas 50 persen, sedangkan kalau dari Dinas pendidikan sempat ada info setiap angkatan itu satu Minggu,” jelasnya.(cr1/akh)

  • Bagikan