Produksi Rengginang Desa Pasarbanggi Mampu Bangkit ditengah Pandemi Covid-19

  • Bagikan
Desa Pasarbanggi
TUNJUKKAN: Para pemilik produk rengginang dari Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang saat menunjuukan produk olahan mereka dalam pameran pekan kuliner nusantara, belum lama ini. (SHOFWAN ZAIM/ JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Letak geografis Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang berada tepat di pesisir pantai utara. Wajar jika berbagai hasil tangkapan laut melimpah disana. Hal itu dimanfaatkan para ibu rumah tangga untuk membuat produk olahan laut, salah satunya rengginang.

Damisih, salah satu pemilik usaha rengginang menjelaskan, rengginang dari Desa Pasarbanggi memang unik dan berbeda dari yang lain. Hal itu karena banyak varian dari bahan dasar dari hasil tangkapan laut.

“Desa Pasarbanggi kan dekat laut, otomtis bahan bakunya ada. Jadi ini ada rasa teri, rasa cumi, terasi, udang, telur rajungan. Tetapi tidak hanya dari bahan olahan laut aja, disini rasa manis, rasa bawang juga ada,” jelasnya.

Menurut Damisih, warga Desa Pasarbangggi memang banyak yang memproduksi rengginang sekala industri rumahan. Dirinya sendiri mulai memproduksi rengginang sejak 2016. Setelah lebih dari empat tahun dia mengaku penjualan produknya sebelum ada pandemi tembus Rp 6 juta perbulan. Sempat menurun derastis, namun pada bulan ini mulai ada perbaikan.

Baca juga:  Siswa Baru Tetap Laksanakan Kegiatan MPLS

“Sebelum pandemi ya Rp 5 sampai Rp 6 juta. Tapi itu omset lho ya, bukan bersih. Nah setelah pandemi ini turun sampai Rp 2 sampai Rp 3 jutaan. Alhamdulillahnya ini sudah mulai membaik,” imbuhnya.

Untuk penjualan sekala Rembang Damisih memilih metitipkan di beberapa toko oleh-oleh maupun toko biasa yang tersebar si Lasem dan Rembang. Sedang untuk memenuhi permintaan dari luar daerah dirinya memanfaatkan media online.

Damisih kini  merasa bangga karena produknya sudah masuk di minimarket yang tersebar di Rembang. “Ini sudah berjalan satu bulan. Di Rembang total itu ada 30 minimarket, untuk awalan ini saya mendisplay per toko 6 kemasan. Beda kemasan harganya juga beda, ini ada yang Rp 15 ribu, Rp 16 ribu, Rp 17 ribu tergantung kemasan dan ukuranya,” pungkasnya. (cr6/fat)

 

  • Bagikan