Tren Menurun, Toko Sepeda Sepi Pembeli

  • Bagikan
suku cadang sepeda
PERLENGKAPAN SEPEDA: Seorang pria sedang memilih suku cadang sepeda di pasar barang bekas Kabupaten Pemalang, Rabu(7/4). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Masyarakat di berbagai daerah di Indonesia sempat tergila-gila dengan olahraga sepeda pada tahun lalu. Hal ini juga terjadi di Kabupaten Pemalang yang menyebabkan toko sepeda diserbu oleh para pembeli. Namun, saat ini keadaan sudah sangat berbeda, toko sepeda semakin sedikit dikunjungi oleh para pembeli yang menyebabkan pendapatan penjual menurun drastis.

Salah satu pedagang, Untung (40) mengaku saat ini untuk penjualan sepeda dan onderdil menurun sangat drastis. Menurutnya, saat tren ini sedang naik daun, barang dagangannya selalu habis diserbu pembeli meski harganya mahal.

“Dulu waktu sedang ramai-ramainya tren sepeda barang onderdil seperti kerangka sepeda, palek, ban terutama untuk sepeda jenis minion sangat sulit didapatkan. Untuk sekarang bisa dilihat sepi tak banyak yang beli tapi harga jual tetap masih belum stabil masih naik turun,” katanya kemarin.

Baca juga:  Perbub No. 9 2020 Permudah Pengadaan Barang dan Jasa Bagi Desa

Pedagang sepeda lainnya, Ghofur (30) mengakui jika tren ini akan hilang dan mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Ia masih sering melihat banyak orang yang bersepeda dijalan walaupun tidak seramai dulu.

“Tapi saya rasa tren ini juga lama-lama ditinggalkan seperti tren lainnya bisa dilihat tanaman hias sudah tidak seperti dulu waktu pertama,” tuturnya.(cr8/akh)

  • Bagikan