Puasa, 110 Lansia Tetap Divaksin

  • Bagikan
: Seorang lansia Desa Karangrejo, Wonosalam menerima vaksin Covid-19
VAKSINASI: Seorang lansia Desa Karangrejo, Wonosalam menerima vaksin Covid-19, di Balai Desa Karangrejo, Senin (3/5). (AJI YOGA/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Sebanyak 110 lansia di Desa Karangrejo, Wonosalam mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Balai Desa Karangrejo, Senin (3/5).

Ketua Paguyuban Sub Klinik Desa Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (SKD PPKBD) Kecamatan Wonosalam, Sumartini mengatakan, sebenarnya ada 160 lansia yang mendapatkan vaksinasi pada tahap pertama. Namun, sekitar 50 warga menolak vaksin karena beralasan ibadah puasa.

“Sejatinya fatwa jelas MUI sudah ada, bahwa vaksin tidak membatalkan puasa. Tetapi masih ada yang takut jika batal. Ya sudah kami tidak memaksanya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk lansia yang belum mengikuti vaksinasi ini akan diikutkan di Desa Wonosalam. Vaksinatornya dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Wonosalam II dibantu kader lansia serta Posyandu setempat.

Baca juga:  DPRD Demak Minta PT. BUANA Pekerjakan Kembali Karyawannya

“Tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) baik pada vaksinasi dosis pertama maupun yang sekarang,” ujarnya.

Dikatakan, antusiasme lansia yang melakukan vaksin di Desa Karangrejo cukup tinggi, meski masih ada sebagian warga yang menolak untuk mengikuti vaksinasi. Terkait hal ini, pihaknya akan terus berusaha membujuk masyarakat yang menolak imunisasi Covid-19. Dirinya berharap pandemi segera sirna dan lansia bisa selalu sehat.

Salah satu lansia warga Desa Karangrejo, Wonosalam yang mengikuti vaksinasi, Asrori (61) mengaku tidak merasakan apa-apa setelah mendapat imunisasi. Meskipun pada dosis pertama ia merasakan meriang.

“Soalnya kemarin habis vaksinasi (dosis pertama) juga saya langsung bekerja ke sawah. Alhamdulillah sudah divaksinasi semoga bisa sehat terus,” paparnya. (cr3/git)

  • Bagikan