Jelang Lebaran, Pedagang Pakaian di Pasar Pagi Pemalang Sepi Pembeli

Pasar Pagi Pemalang
SEPI PEMBELI: Kondisi pedagang pakaian di Pasar Pagi Pemalang yang sepi pembeli meski mendekati hari lebaran, Rabu (5/5). (AFIFUDIN / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Pedagang pakaian di Pasar Pagi Pemalang mengeluhkan kondisi pembeli sama seperti tahun lalu. Bahkan, menjelang lebaran yang biasanya ramai pengunjung, baik tahun lalu maupun sekarang masih dirasa sepi pembeli.

Salah satu penjual pakaian di pasar tersebut, Abu Cher mengatakan suasana pasar saat ini masih terlihat lengang seperti suasana tahun lalu. Biasanya mendekati lebaran tingkat konsumsi masyarakat meningkat.

“Ya beginilah suasana pandemi, sepi. Selama pandemi penurunan omset ya bisa mencapai 75 persen,” katanya Rabu (5/5).

Ia khawatir, hingga lebaran tiba nanti kondisi akan tetap sama sepinya, apalagi dengan larangan mudik yang diterapkan oleh pemerintah. Menurutnya, jika kondisi berlangsung seperti ini terus hingga lebaran, maka para pedagang yang justru akan merugi.

Baca juga:  Bupati Mansur: Rehabilitasi Narkoba Jadi Hal Serius

Hal yang sama disampaikan oleh Solihin yang juga seorang pedagang, menurutnya keadaan perkembangan dagangannya sedang kacau dan sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal ini diperparah dengan pelarangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah semakin membuatnya khawatir.

“Kalau kondisi normal saat jelang lebaran kayak gini senangnya bukan main, pasar pasti ramai,” imbuhnya.

Menurutnya, sebelum ada pandemi suasana pasar sudah mulai ramai sejak H-15 lebaran, sedangkan saat ini menurutnya hampir setiap hari pasar sepi pembeli. Kondisi seperti ini juga dirasakan oleh seluruh pedagang di pasar tersebut.

Baca juga:  Warga Tolak Pembangunan TPA Purana, Mansur Nilai DLH Kurang Komunikasi dengan Masyarakat

“Semoga kembali ramai lah, kalau khawatir pandemi kan bisa ke pasar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai ada pedagang yang gulung tikar akibat sepi pembeli,” harapnya.(cr1/akh)