Revitalisasi Pasar Pon Mulai Berjalan

  • Bagikan
PROSES: Alat berat sedang meratakan bangunan Pasar Pon Purwokerto, akhir pekan lalu. (NR SIDIQ./JOGLO JATENG)

PURWOKERTO, Joglo Jateng – Setelah proses sosialisasi terhadap pedagang dan pemindahan pedagang ke pasar sementara, kios Pasar Pon Purwokerto kini mulai dibongkar. Revitalisasi direncanakan akan selesai pada Desember tahun ini bila pembangunan berjalan lancar dan tidak mengalami kendala.

Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Sarikin mengatakan, pelaksanaan pembangunan pasar tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama bila berjalan sesuai dengan jadwal. Targetnya selesai empat bulan.

“Pasar Pon ini memang sudah kami agendakan beberapa tahun lalu, namun pelaksanaannya baru bisa dilaksanakan pada tahun ini. Pembangunan Pasar Pon sendiri menelan biaya sekitar 6 Miliyar, dengan waktu pengerjaan selama empat bulan, Insyallah akhir Desember sudah selesai,” terangnya saat ditemui, akhir pekan lalu.

Sarikin mengungkapkan, revitalisasi Pasar Pon akan menjadi seperti Pasar Manis, agar diminati untuk dikunjungi nantinya. Pihaknya menginginkan bahwa pasar tradisional di Purwokerto semuanya bisa lebih tertata, modern dan jauh dari kesan kumuh.

“Bangunan losnya nanti hampir sama dengan Bangunan los Pasar Manis, Konsepnya kurang lebih sama,” ujarnya.

Sebagai informasi, pedagang Pasar Pon ada sebanyak 223 orang saat ini sebagian dari mereka sudah berjualan di bedeng sementara yang berada tidak jauh dari Pasar. Namun ada pedagang yang memilih menyewa kios lain sampai pembangunan selesai

Baca juga:  Bidik Lembaga Kemasyarakatan Desa Jadi Peserta BPJAMSOSTEK

Salah satu pedagang Pasar Pon, Kaswan (44) berharap pembangunan bisa selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan. Ia mengaku sudah tidak sabar melihat wajah baru Pasar Pon yang lebih modern.

“Saya sudah jualan di sini sejak bujang, mungkin 20 tahunan lebih jadi tahu betul bagaimana kondisi pasar ini sejak dulu. Kami berharap nantinya jika pasar sudah jadi, pergerakan jual beli menjadi lebih baik karena pasar yang kita tempati sudah lebih modern dan tertata,” katanya.

Kaswan menambahkan, ia tetap bersyukur dengan kondisi saat ini, walaupun harus jualanan di bedeng yang sifatnya seadanya. Namun ia berharap pasar akan lebih nyaman bila sudah selesai dibangun.

“Kami cuma bisa berterima kasih kepada pemerintah, tempat yang kami gunakan untuk berdagang bisa diperbarui dan dibangun lebih modern dan nyaman. Semoga apa yang menjadi harapan kita semua bisa terlaksana berkat wajah baru Pasar Pon Purwokerto,” imbuhnya. (cr9/gih)

  • Bagikan