Bupati Diminta Intruksikan ASN Belanja di Pasar Tradisional

  • Bagikan
MINTA: Suasana salah satu pasar tradisional di Kudus, Pasar Baru yang mengalami dampak dari pandemi, beberapa waktu lalu. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Untuk membantu menggerakkan ekonomi masyarakat, aparatur sipil negara (ASN) diminta berbelanja kebutuhan pokok di pasar tradisional. Hal ini dimintakan ke Bupati Kudus HM Hartopo untuk menginstruksikan ASN yang ada di Kudus.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Kudus Sulistiyanto mengatakan, pihaknya menginginkan adanya kebijakan yang mendorong pemulihan ekonomi pedagang tradisional dalam kondisi sulit seperti ini. Selain itu, mungkin bisa diberikan insentif.

“Ketika pemberian insentif atau kebijakan sulit dilakukan. Setidaknya Bupati Kudus bisa menginstruksikan ASN-nya untuk berbelanja kebutuhan pokok maupun lainnya yang tersedia di pasar tradisional. Supaya perekonomian pedagang di saat ini bisa berjalan,” ucapnya, Senin (2/8).

Terlebih, lanjutnya, para ASN di tengah pandemi Covid-19 ini ekonomi nya masih stabil. Maka dari itu, daya beli bisa dimanfaatkan dalam membantu perekonomian pedagang pasar tradisional yang mendapatkan imbas dari pandemi.

“ASN gajinya stabil, daya beli juga masih stabil. Jadi bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok atau lainnya di pasar. Pasalnya, adanya kebijakan-kebijakan seperti PPKM berdampak pada penjualan di pasar tradisional. Terutama Pasar Kliwon, yang pendapatannya menurun drastis,” tuturnya.

Baca juga:  Sektor Perhotelan Mulai Bergeliat Kembali

Sepinya penjualan di Pasar Kliwon menurutnya, bisa mencapai 90 persen dari sebelumnya. Adanya penyekatan dan sebagainya juga membuat pasar semakin sepi pembeli. Khususnya di Pasar Kliwon yang menjadi salah satu pasar grosir di Kudus dan sekitarnya.

“Jadi orang luar daerah Kudus yang ingin ke pasar bingung lewat mana. Terutama yang menggunakan kendaraan roda empat, tidak mudah melewati jalur alternatif,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan menyurati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mengenai hal tersebut. Dengan harapan supaya bisa memanggil Bupati Kudus atau pihak dinas terkait.

“Kami akan membuat surat tertulis mengenai ASN agar membeli bahan pokok dan lainnya di pasar tradisional melalui DPRD. Supaya bisa dilakukan pemanggilan lewat pihak dewan ke bupati atau dinas terkait. Harapannya bisa untuk direalisasikan, untuk bisa membantu perekonomian para pedagang di masa seperti ini,” pungkasnya. (sam/fat)

  • Bagikan