Tumbuhkan Sikap Kritis Lewat Nonton Bareng

  • Bagikan
STAI Al- Hidayat Lasem
GUYUB: Foto bersama usai acara nonton bareng dan diskusi di STAI Al- Hidayat Lasem, Senin (2/8). (SHOFWAN ZA’IM / JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Al Hidayat Lasem, mengadakan kegiatan nonton bareng (nonbar) sembari diskusi dengan mengajak mahasiswa menanamkan sikap kritis, Senin (2/8).

Pada kesempatan itu, film dengan judul Tanah Ibu Kami dengan tema ‘Srikandi Ibu Pertiwi’ yang dipilih. Film ini memuat tentang berbagai perlawanan para perempuan untuk bergerak melawan pembangunan perusahaan tambang dan pembangunan pabrik semen di Rembang.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Komisariat PMII STAI Al Hidayat Lasem, Ayu Lestari. Ia mengajak mahasiswa untuk lebih kritis dalam melihat fenomena sosial khususnya kepedulian terhadap lingkungan.

“Dalam kegiatan ini, saya berharap bisa membawa mahasiswa Lasem dan Rembang, khususnya kader PMII dapat lebih bijak, kritis. Serta proporsional dalam melihat berbagai persoalan di sekitar masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, nonton bareng kali ini merupakan kegiatan perdana yang bertujuan menjadi penyemangat serta penyegaran bagi mahasiswa dari program rutinan. Dalam kesempatan itu dihadiri lebih dari 30 peserta dari dalam dan luar kampus. Untuk peserta dari luar kampus, ada dari mahasiswa Al Kamal Sarang dan pengurus Cabang PMII Rembang.

Baca juga:  Kasus Orang dengan HIV/AIDS di Lasem Terbanyak Se-Kabupaten Rembang

“Ini kegiatan perdana, namun kita juga telah mempersiapkan beberapa program kerja rutinan yang dapat kita gunakan sebagai sarana dalam belajar dan berdisuksi agar lebih kritis dan peduli sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMII Cabang Rembang, Minanurohman yang hadir dalam acara itu mengatakan, acara ini mengajak dan menggugah kita terutama kaum perempuan kader Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) untuk lebih peduli dengan kebijakan yang merugikan masyarakat di sekitar.

“Semoga kaderisasi bisa terus berjalan sesuai keadaan latar belakang komisariat masing-masing,” tegasnya. (cr6/all)

  • Bagikan