Bidik Lembaga Kemasyarakatan Desa Jadi Peserta BPJAMSOSTEK

  • Bagikan
Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Purwokerto Agus Widiyanto menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian kepada salah seorang ahli waris perangkat desa, beberapa waktu lalu. (ANTARA/ JOGLO JATENG)

PURWOKERTO, Joglo Jateng – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Purwokerto membidik pengurus lembaga kemasyarakatan desa di Kabupaten Banyumas untuk menjadi peserta Program Jamsostek. Dengan program ini, diharapkan pemerintah dapat memberikan perlindungan bagi para pekerja.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Purwokerto, Agus Widiyanto. Ia menyebut, pihaknya tengah melakukan optimalisasi perlindungan bagi para pekerja di semua bidang.

“Ini salah satu upaya kami, kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan pekerja di Kabupaten Banyumas khususnya non-ASN dan lembaga kemasyarakatan desa. Kalau untuk perangkat-perangkat desanya sudah terlindungi, tinggal lembaga kemasyarakatannya seperti RT/RW, Posyandu, Linmas itu mau kami optimalkan,” ungkap Agus.

Ia mengungkapkan pihaknya akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan perlindungan bagi para pekerja. Khususnya dengan menggunakan program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami akan optimalkan lagi. Tentu dengan regulasi atau dukungan dana atau apa. Nanti kami dorong pemerintah daerah supaya bisa memberikan perlindungan, mau dari regulasi atau dananya, nanti kami bicarakan,” katanya.

Ia mengatakan potensi kepesertaan BPJAMSOSTEK dari lembaga kemasyarakatan desa di Kabupaten Banyumas tergolong tinggi. Ia mengatakan ada kurang lebih 12.000 orang dalam tingkat RT/RW yang berpotensi menjadi peserta.

Baca juga:  KAI Daop 5 Purwokerto Miliki Layanan Baru

“Ini kami dorong yang lain supaya ikut BPJAMSOSTEK karena manfaatnya juga besar. Kalau ada risiko-risiko sosial, ahli waris atau anak-anak yang ditinggalkan itu masih punya harapan hidup layak di kemudian hari,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Kuswanto Widji Adhi mengatakan, sebanyak 10 orang perangkat desanya telah menjadi peserta BPJAMSOSTEK. “Tadinya 11 orang, meninggal satu orang. Itu Bu Suparti yang belum lama ini meninggal,” jelasnya.

Dalam hal ini, imbuhnya, perangkat desa diikutsertakan dalam empat program BPJAMSOSTEK. Diantaranya jaminan pensiun, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian.

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya juga akan mengupayakan supaya pengurus lembaga kemasyarakatan desa dapat tertopang sebagai peserta BPJAMSOSTEK. “Cuma yang menjadi permasalahan kayak ketua RT memegang jabatan paling dua tahun, nanti setelah itu bagaimana. Mungkin iurannya diambilkan dari honor RT,” katanya.

Menurut dia, di Desa Karangnanas terdapat tiga RW dan 46 RT. Namun, untuk sementara yang akan diikutsertakan dalam program BPJAMSOSTEK hanya ketuanya. (ara/ern)

 

  • Bagikan