Juventus Susah Payah Petik Kemenangan Pertama

  • Bagikan
SENANG: Bek Juventus Matthijs de Ligt (kiri) melakukan selebrasi bersama Alex Sandro seusai mencetak gol penentu kemenangan ke gawang Spezia, Kamis (23/9) dini hari. (https://www.instagram.com/juventus/JOGLO JATENG)

TURIN, Joglo Jateng – Juventus mendapat dorongan moral yang penting. Setelah mereka mencatat kemenangan pertamanya di kompetisi Serie A Liga Italia musim ini dengan mengalahkan Spezia 3-2, Kamis (23/9) dinihari.

Tidak pernah menang dalam empat laga sebelumnya sempat membuat Juve terpuruk ke papan bawah klasemen. Ditinggalkan Cristiano Ronaldo yang pindah ke Manchester United, Juventus hanya mencatat dua kali seri melawan AC Milan dan Udinese. Serta dua kali kalah dari Empoli dan Napoli.

Menghadapi tuan rumah Spezia yang tampil enerjik sejak awal laga, Juventus sempat kesulitan. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu tertinggal 1-2. Keunggulan Juventus lewat gol pembuka oleh Moise Kean pada menit ke-28, hanya berlangsung sesaat karena lima menit. Kemudian Spezia dapat membalas lewat Emanuel Gyasi.

Memasuki menit keempat di babak kedua, Spezia mencetak gol lewat pemain asal Prancis Janis Aniste. Dalam posisi tertinggal dan terancam makin terpuruk lagi, Juventus bangkit dengan secara gencar mencoba mengurung pertahanan Spezia.

Pada menit ke-66 Federico Chiesa yang mendapat umpan dari Alvaro Morata di kotak penalti, dapat melawati seorang pemain belakang Spezia. Kemudian melepaskan tembakan keras sambil menjatuhkan diri untuk menyamakan kedudukan.

Juventus terus mengambil inisiatif penyerangan yang akhirnya membuahkan gol lewat Matthijs de Ligt di menit ke-72. Pemain asal Belanda itu menyambut bola dari sebuah sepak pojok yang diteruskan oleh Leonardo Bonucci. Keunggulan 3-2 dapat dipertahankan Juventus hingga berakhirnya babak kedua.

Baca juga:  Cidera, Dybala Tinggalkan Laga Krusial

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengakui timnya harus bersusah payah meraih kemenangan. Ia mengakui masih banyak hal dalam timnya yang perlu ditingkatkan dalam menatap laga-laga selanjutnya.

“Beruntung kami memenangkan pertandingan dengan susah payah. Kalau tidak, kami mungkin berpikir kami melakukannya dengan baik dan tidak ada lagi yang bisa dilakukan,” kata Allegri dalam laman football-italia.

Menurut dia, pemain harus mengambil keputusan dengan lebih baik ketika operan terakhir. Termasuk saat melepaskan tendangan terarah ke gawang lawan.

“Masih ada banyak hal untuk ditingkatkan. Kami memiliki pemain yang harus melakukannya dengan lebih baik saat keputusan operan terakhir, ketika melakukan tendangan ke arah gawang,” jelas Allegri.

Pelatih berusia 54 tahun it menyebut kemenangan ini sebagai kemenangan penting. Namun mereka harus keluar dari zona nyaman karena sepak bola dibuat dari penderitaan dan kelelahan.

Dia tidak akan melihat klasemen untuk meraih kemenangan kandang pertama ketika menjamu Sampdoria. Serta menilai ada pemain yang memiliki kualitas penting dan ada yang harus ditingkatkan.

“Kami berusaha meraih kemenangan pertama di kandang melawan Sampdoria. Ada pemain yang memiliki kualitas penting dan pemain yang harus ditingkatkan,” ungkap Allegri. (ara/fat)

  • Bagikan