GMNI Jateng Gelar Baksos dan Penyuluhan Prokes

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jawa Tengah (GMNI JATENG)
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jawa Tengah (GMNI JATENG) saat mengadakan bakti sosial di kota Tegal, Jumat (01/10). (HUMAS / JOGLO JATENG)

TEGAL. Joglo Jateng – Masih di kondisi pandemi, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jawa Tengah (GMNI JATENG) bersemangat melakukan aksi. Namun aksi ini berbentuk bakti sosial dan penyuluhan pentingnya protokol kesehatan (Prokes). Kegiatan ini bertemakan “Jateng ayo Bangkit” Jumat (01/10) berlokasi di kota Tegal, Jawa Tengah.

Koordinator aksi Jateng Ayo Bangkit di Tegal, Rofiq Al Ghifari mengatakan, terdapat dua kegiatan yaitu eling lan elingke (saling mengingatkan) masyarakat dalam bergotong royong menekan penyebaran Covid-19 dan beli bagi (membeli untuk berbagi).

“Kegiatan bagi masker dan eling lan elingke masih diperlukan supaya kita benar-benar terbebas dari Covid-19, dan kami juga dalam pemulihan ekonomi terdampak pandemi melakukan aksi membeli dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan,” ungkap Ghifari.

Pasar Pagi Tegal di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, menjadi sasaran aksi beli produk usaha mikro kecil menengah (UMKM), eling lan elingke, dan pembagian sembako.

Menanggapi aksi ini, salah satu pedagang di pasar pagi Asri (48), pemilik Warung joyo menyambut dan mengapresiasi kegiatan inisiatif mahasiswa dengan turut mendonasikan beras untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

“Saya senang anak muda mahasiswa, peduli dengan masyarakat dengan berkegiatan beli bagi dan pembagian masker,” ujar Asri saat dagangannya dibeli untuk dibagikan kembali.

Arif, salah satu mahasiswa dalam aksi Jateng Ayo Bangkit berharap aksi ini bisa di teruskan karena membantu masyarakat dan juga jika lain waktu dilaksanakan dilokasi lain.

“Tadi saat di pasar pagi, masih banyak masyarakat yang belum taat prokes, dan membutuhkan masker,” ungkap Arif saat pembagian sembako. (hms)