Tilang Elektronik Mulai Diterapkan di Kabupaten Demak

  • Bagikan
Kasatlantas Polres Demak, AKBP AKP Fandy Setiawan (HUMAS/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik sudah mulai berlaku di Kabupaten Demak. Karena itu, masyarakat diumbau untuk menaati aturan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Demak, AKBP AKP Fandy Setiawan menjelaskan, ETLE merupakan implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Pemetaan data kecelakaan menunjukkan keterkaitan antara tingginya pelanggaran dengan kecelakaan fatal yang terjadi.

“Tidak hanya memiliki fungsi pencatat pelanggaran lalu lintas, perangkat ETLE ini juga mampu mengungkap kejahatan di jalan. Kamera otomatis dari ETLE mampu mendeteksi jenis maupun nomor polisi kendaraan,” terangnya di Mapolres Demak, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan, apabila pengendara terkena tilang dengan system ETLE, maka harus segera dikonfirmasikan ke Satlantas.

Baca juga:  Setujui RPJMD, DPRD Minta Pemkab Demak Tingkatkan Dana Intensif Daerah

“Setelah tahu nomor polisi kendaraan dan waktu pelanggarannya, langsung kami kirim surat tilangnya, kemudian surat itu harus segera dikonfirmasi. Jadi kalau ketilang ETLE segera dikonfirmasi ke bagian tilang satlantas. Karena jangka waktu hanya 8 hari dari tanggal surat yang telah diberikan. Selanjutnya apabila tidak segera melakukan konfirmasi ke satlantas maka akan dilakukan pemblokiran,” paparnya.

Fandy menghimbau, kepada seluruh pengendara yang ada di Kab Demak agar selalu tertib dan menaati peraturan. Pengawasan ETLE tidak hanya dengan pengawasan kamera ETLE saja namun dengan pengawasan Kamera Portable Penindakan Kendaraan Bermotor (Kopek).

“Harus tetap tertib dan patuh saat berkendara, karena dalam pengawasan kamera ETLE dan Kopek,” ujarnya. (aji/gih)

  • Bagikan